Suara.com - Bahlil Lahadalia memuji kemampuan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka jelang debat yang berlangsung Minggu (21/1/2024) malam mulai jam 19.00 WIB. Menurut Bahlil, Gibran merupakan pribadi yang cerdas sehingga tidak perlu lagi diajarkan atau dilatih.
Hal itu disampaikan Bahlil saat tiba di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan. Diketahui Prabowo dan Gibran bakal berangkat barang dari Kertanegara. Baik Prabowo dan Gibran serta jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) sudah hadir di rumah Prabowo.
"Saya nggak ngelatih. Mas Gibran itu orang cerdas kok. Mas Gibran itu orang hebat. Kalian aja yang underestimate," kata Bahlil, Minggu (21/1/2024).
Bahlil optimis penampilan Gibran pada debat nanti malam akan memberikan kejutan. Pasalnya, diakui Bahlil, Gibran menguasai materi debat. Hal itu terbukti pada debat perdana cawapres.
"Mas Gibran itu kan kuasai materi, contoh di pertama. Orang banyak katakan bahwa nggak bisa menyaingi Pak Mahfud sama Pak Muhaimin. Buktinya kan bisa, malah lebih lagi," kata Bahlil.
"Nah semalam saya punya keyakinan, intuisi saya, Mas Gibran insyaallah akan memberikan sesuatu yang di luar dugaan lagi. Ya tunggu aja. Ini kan dugaan saya " sambung Bahlil.
Menurutnya, Gibran juga menguasi tema debat malam ini. Terlebih lagi status dan pengalaman Gibran sebagai Wali Kota Solo yang diyakini memiliki pengetahuan tentang tema debat.
"Tapi gini, Mas Gibran itu punya banyak referensi dan insyaAllah sebentar akan banyak kejutan," kata Bahlil.
Debat Keempat Pilpres 2024
Baca Juga: Viral! Pendukung Prabowo-Gibran Jadi Korban Persekusi, Pelaku Diduga Pendukung Ganjar?
Debat keempat Pilpres 2024 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024) mulai pukul 19.00 WIB. Dalam debat ini kembali mempertemukan tiga cawapres, yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD.
Tema yang diangkat dalam debat yakni pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.
Berbeda dari sebelumnya, debat kali ini akan dikawal oleh dua moderator perempuan yakni Retno Pinasti dari SCTV dan Zilvia Iskandar dari Metro TV. Tayangan debat berlangsung selama 120 menit dibagi dalam enam segmen yang sudah disusun untuk debat.
Sebelum digelarnya debat, 11 panelis sudah diputuskan untuk merumuskan pertanyaan yang bakal dipilih secara acak untuk dijawab oleh Cak Imin, Gibran dan Mahfud MD.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana