Saat kecil Tom diketahui pernah bersekolah di Jerman. Pendidikan dasar ini ia enyam sampai usianya 10 tahun. Kemudian, ia melanjutkan jenjang SD dan SMP-nya itu di Sekolah Regina Pacis, Jakarta.
Tom kembali bersekolah di luar negeri ketika SMA. Tepatnya, masa SMA-nya dihabisnya di Boston, Amerika Serikat.
Namun demikian dengan pengalaman kerja yang cukup luas, Tom Lembong sukses menjadi salah satu sosok pengusaha dan pebisnis ternama di Indonesia.
Terkini, menjabat Komisaris Utama PT Jaya Ancol sejak tahun 2021 hingga tahun 2023 lalu. Jabatan Menteri Perdagangan juga sempat dicicipinya selama setahun, dari tahun 2015 hingga 2016.
Itu tadi sekilas tentang beda pendidikan Retno Marsudi dan Tom Lembong, yang dibandingkan oleh Menko Luhut Pandjaitan.
Bahkan dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial, Luhut meminta Tom Lembong untuk tidak terlalu percaya diri lantaran berjasa memberikan masukan ke Presiden Jokowi.
"Anda jangan geer juga, bilang kasih note ke ayahnya mas Gibran. Emang hanya Tom Lembong saja, yang paling banyak kasih itu adalah Menlu, Ibu Retno," ungkap Luhut.
Menko Luhut menegaskan bahwa setiap pertemuan bilateral Retno adalah orang yang berikan paling banyak catatan kepada Jokowi.
"Dan itu bukan terjadi pada presiden Jokowi saja. Semua kepala negara itu kalau bilateral pasti ada yang di belakangnya yang kasih note itu," kata Luhut
Baca Juga: 6 Potret Ciska Wihardja, Istri Tom Lembong yang Punya Latar Belakang Mentereng
Ia menambahkan, "Apakah karena Anda hebat melakukan itu? Tidak. Itu tugas Anda sebagai pembantu presiden sebagai Menteri Perdagangan pada saat itu. Sebagai kepala BKPM".
Demikian penjelasan tentang beda pendidikan Retno Marsudi dan Tom Lembong.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!