Suara.com - Tiang pagar Gedung DPR RI, hancur digedor palu saat aksi unjuk rasa Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di depan Gedung DPR RI, Rabu (31/1/2024).
Pantauan Suara.com, pelaku perusakan tembok menggunakan palu bergagang panjang. Hanya dalam beberapa kali pukulan keramik yang melapisi tembok pagar terlepas.
Kemudian, ditambah beberapa kali ketukan tembok yang terbuat dari batu bata pun berhasil dijebol.
“Ayo dikit lagi,” kata demontran lainnya, di depan gedung DPR RI, Rabu (31/1/2024).
Sementara itu, hujan batu sempat menghiasi aksi demonstrasi yang menuntut pengesahan revisi Undang-undang Desa.
Para perangkat desa ini bahkan sempat membongkar pagar besi dengan cara ditarik dengan tambang, meski sempat putus berkali-kali. Setelahnya, para aparat kepolisian menyemprotkan air ke arah massa demonstran.
Dalam aksi kali ini, Apdesi menuntut tiga hal dalam demonstrasi kali ini, Pertama meminta perpanjangan masa jabatan dari enam tahun menjadi sembilan tahun selama dua periode.
Kedua meminta kenaikan dana desa menjadi Rp 5 miliar, dan terakhir mereka meminta agar kepala desa bisa bisa memiliki kewenangan membantu warga tanpa harus menunggu instruksi dari gubernur.
Baca Juga: Demo APDESI di DPR Ricuh! Polisi Balas Serangan Batu Pendemo Pakai Water Canon
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?