Suara.com - Seorang perempuan bernama Cinderella, tewas saat menghadiri acara orgen tunggal di Desa Suka Pindah, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin. Diduga, penyebab kematiannya lantaran everdosis.
Informasi tersebut lantas viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun instagram @kabarnegeri.
Dalam video, Cinderella tampak asik berjoget mengikuti irama musik. Namun tiba-tiba ia pingsan dan tak sadarkan diri.
Saat tumbang, Cinderella sempat diangkat oleh beberapa pria. Ada juga yang terliht berusahan membangunkannya.
Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Putra Rosa membenarkan peristiwa tersebut. Dirinya juga mengaku pihaknya sudah bergerak melakukan penyelidikan terkait kasus kematian perempuan tersebut dan memeriksa sejumlah saksi.
"Kami sekarang masih bergerak dari informasi. Kami sudah memeriksa pemilik hajatan atau pesta, kades, rekan korban dan saksi-saksi yang ada di sana," kata Ferly, dikutip Kamis (8/2/2024).
Selain itu, pihak kepolisian juga telah menghubungi pihak keluarga dan meminta keterangan tentang korban.
"Kami juga sudah meminta keterangandari keluarga korban, mereka mengatakan kasus ini tidak mau dilanjutkan pemeriksaannya atau diperpanjang. Kata Ferly.
Selain itu, saat korban dibawa ke rumah sakit, pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan visum ataupun autopsi.
Baca Juga: Mendadak Viral Cuplikan Film Bukan Cinderella, Akting Fuji Dikritik Habis-habisan: Jelek Banget
Meski demikian pihak Polres Banyuasin akan tetap melakukan proses penyelidikan.
Berita Terkait
-
Sama-sama Berakhir Cerai, Konsep Pernikahan Cinderella Rachel Vennya Hingga Ria Ricis Jadi Omongan
-
Misteri Sekeluarga Ditemukan Tewas di Musi Banyuasin, Diduga Korban Perampokan
-
Timnas Indonesia Siap Ukir Cinderella Story, Tak Gentar Hadapi Tim Raksasa di Piala Asia 2023
-
Kemampuan Akting Dikritik Habis-habisan, Wajah Fuji Juga Dinilai Beda: Dulu Belum Punya Duit
-
Potongan Film Cinderella Jadi FYP, Akting Fuji Dinilai Kalah Kelas dengan Tissa Biani
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!
-
Menaker: THR 2026 Masih Mengacu pada Regulasi Lama, Batas Pembayaran H-7 Lebaran
-
Menpan RB: Rekrutmen CPNS 2026 Masih Disiapkan, Fresh Graduate Jadi Perhatian
-
Digugat 21 Guru Besar, MKMK Siap Putuskan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK Adies Kadir Pekan Ini
-
Geger Kabar Ratusan Pekerja Mie Sedaap Kena PHK, Menaker: Kita Monitor