Suara.com - Komika Arie Kriting menjadi salah satu publik figur yang aktif membahas politik terutama berkaitan dengan pemilihan presiden atau Pilpres 2024. Bahkan komentarnya kadang menuai pro dan kontra warganet.
Baru-baru ini, Arie nampaknya merespons cuitan netizen yang diduga menyindirnya.
“Ketika stand up comedian merangkap jadi pengamat politik, timses abu2, pengamat IT. Entah apa lagi nanti,” demikian cuitan akun X @andycupido yang direspost Arie Kriting.
Suami Indah Permatasari lalu menjelaskan jika semua warga negara seharusnya bisa memperhatikan apa yang terjadi dengan bangsa. Apalagi ia tidak korupsi.
"Saya bayar pajak, saya tidak pernah korupsi uang negara. Masak gak boleh perhatian sama apa yang terjadi di negara kita ini?" ungkapnya lewat akun @Arie_Kriting, Jumat (9/2/2024).
"Belum apa-apa sudah senang membungkam orang lain." sambung Arie.
Unggahan Arie Kriting mendapat dukungan dari warganet. Tak sedikit yang menyatakn bahwa semua punya peran dalam membangun negara termasuk para komika.
"Keliatan banget gak main kemana² dia. Dikira komika dan komedian gak pernah mengenyam bangku pendidikan. Maen dia kurang jauh bang," sebut warganet.
"Mau stand up comedian, mahasiswa, pegawai kantoran, pekerja seni, ibu RT bebas mengamati dan memperhatikan negaranya padahal," kata netizen.
"Udah bayar pajak tapi gaboleh kritik, yg bener ajeee rugii dong....." sahut yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Ngotot Jadi Presiden Meski Gagal Pilpres 4 Kali, Prabowo: Saya Lihat Indonesia Menuju Arah Salah
-
Mukmin Juara 1 SUCI 12 Kompas TV Dicolek PKS, Ada Apa?
-
Bosan Drama Politik, Publik Desak Penegakan Hukum Korupsi Jadi Prioritas
-
Operasi Plastik Digital: Bagaimana AI dan Citra 'Gemoy' Kini Juga Merambah Asia Tenggara
-
Bantah Lecehkan Santri, Apakah Syekh Ahmad Al Misry Berani Lakukan Mubahalah?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT