Suara.com - Fifi Lety Tjahaja Purnama menjadi sorotan usai berbeda pilihan dengan sang kakak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Hal itu karena keduanya berbeda pilihan pada Pimilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ahok mendukung Ganjar-Mahfud, sementara Lety mendukung Prabowo-Gibran.
Ia pun memberikan klarifikasi atas cerita Ahok yang berbeda pilihan pada Pemilu 2024.
"Saya mau klarifikasi satu hal saja, mungkin ini banyak sekali, orang-orang menganggap saya kok orang chinese keturunan kenapa memilih pak Prabowo? begini-begini banyak caci maki keluar," cerita Fifi di YouTube Helmy Yahya Bicara dikutip pada Sabtu (17/2/2024).
"Terus saya juga bingung, kenapa enggak? terus apa lagi, ada istilah jangan pilih pak probowo 02, kalau orang keturunan enggak boleh pilih 02, karena seperti ini-seperti itu," tambah Fifi.
Baca Juga: Mahfud MD Ngaku 4 Hari Putus Kontak dengan Ganjar Pranowo, Isu Dibuang Menguat
Ia heran dengan larangan Ahok memilih Prabowo-Gibran. Bahkan sempat dikaitkan dengan peristiwa 1998.
"Saya justru heran, kita itu orang hukum ya, sampai dibilang percuma sekolah hukum, kok belaain orang yang bersalah, dikaitkan 98. Saya bilang, saya ini korban," ujar Fifi.
Diketahui Ahok sempat menanggapi komentar dan pertanyaan sang oma saat perayaan Imlek.
Baca Juga: Dipastikan Berseberangan dengan Ahok, Veronica Tan Muncul di Perayaan Imlek Bareng Gibran
Ia langsung memberi contoh, dengan mengatakan bahwa adik perempuannya memutuskan untuk mendukung Prabowo dibandingkan Ganjar. Alasannya pada tahun 2009 karena Megawati juga memilih Prabowo sebagai calon wakil presidennya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing