Suara.com - Wakil Perdana Menteri Australia sekaligus Menteri Pertahanan Australia, The Honorable Ricard Marles MP, secara langsung mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto atas keunggulan sementara dalam pemilihan presiden 2024.
Ucapan selamat itu disampaikan Marles di hadapan Prabowo saat bertemu di Kementerian Pertahanan.
Secara pribadi, Marles menyampaikan kegembiraan dirinya bisa bertemu dengan Prabowo secara langsung.
"Dan mengucapkan selamat atas terpilihnya Anda menjadi presiden Indonesia berikutnya," kata Marles kepada Prabowo, Jumat (23/2/2024).
Marles sekaligus menyampaikam terima kasih atas penerimaan Prabowo terkait kunjungan Marles ke Indonesia. Diketahui keduanya melangsungkam pertemuan tertutup.
Salah satu pembahasannya ialah mengenai rencana kerja sama pertahanan dan bidang-bidang lain antara Indonesia dan Australia.
Sebelumnya, Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese mengucapkan selamat kepada capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang unggul di pilpres 2024 dalam hasil perhitungan sementara.
Hal itu diungkapkannya di unggahan Albanese, di akun X pribadinya @AlboMP, Selasa (15/2/2024).
"Saya merasa terhormat menjadi pemimpin luar negeri pertama yang hari ini berbicara dengan @prabowo, yang jelas-jelas unggul dalam perhitungan resmi dan tidak resmi, mengenai ambisi untuk masa depan hubungan Australia-Indonesia," tulis dia.
Baca Juga: Adu Pendidikan Qodari vs Refly Harun yang Debat Panas Soal Jadi Timses 02
"Sebagai sesama negara demokrasi dan sahabat dekat, Australia menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia karena berhasil menyelenggarakan pemilihan presiden pada tanggal 14 Februari," lanjut dia.
Albanese berharap dapat segera menjalin kerja sama bilateral dengan Indonesia, yang akan dipimpin oleh presiden baru saat dilantik pada Oktober 2024 mendatang.
"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Presiden Indonesia yang baru setelah dilantik pada Oktober 2024," kata dia.
Berdasarkan data perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terbaru pada pukul 17.28 WIB di laman pemilu2024.kpu.go.id, paslon Prabowo-Gibran berada di posisi teratas dengan perolehan 56,32% dari cakupan progres suara masuk 43,93%.
Adapun dari hasil quick count atau hitung cepat beberapa lembaga survei, Prabowo-Gibran unggul hampir 60 persen.
Menurut perhitungan Populi Center dengan data masuk 99,72%, Prabowo-Gibran unggul dengan 59,13%. Sementara Poltracking dengan data masuk 95,9, Prabowo-Gibran unggul dengan 59,34%.
Berita Terkait
-
Alasan KPU Baru Akan Laksanakan Pemungutan Suara Ulang di 686 TPS, Padahal Rekomendasi Bawaslu 780 TPS
-
Wakil PM Australia Beri Selamat pada Prabowo Subianto atas Keunggulan di Pilpres 2024
-
Kominfo Tegaskan Polemik Sirekap KPU Cuma Kesalahan Teknis: Bukan Terstruktur, Sistematis, dan Masif
-
Adu Pendidikan Qodari vs Refly Harun yang Debat Panas Soal Jadi Timses 02
-
Datang Bilang Nanti, Gibran Cuma Dadah-dadah dari Dalam Mobil saat Tinggalkan Rumah Prabowo
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!