Suara.com - Viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pria memberikan kritikan kepada Capres 01 Anies Baswedan dan 03 Ganjar Pranowo, lantaran terus gembar-gemborkan Pemilu 2024 curang.
Video viral itu diunggah akun TikTok @soesanto. Saat ini telah disukai sebanyak 164.2 ribu, komentar 9.282 ribu dan dibagikan 4.699 ribu.
Pada video itu memperlihatkan, seorang pria yang mengaku sebagi saksi KPPS bercerita tidak tidur saat Pemilu 2024 (14 Februari), lantaran menjaga TPS agar aman (Tidak adanya kecurangan).
"Capek-capek jadi saksi KPPS, bela-belain gak tidur dua hari dua malam jagain TPS biar aman, biar enggak ada kecurangan," kata pria itu, dikutip Senin (26/2/2024).
Dalam lanjutan video itu, pria tersebut nampaknya merasa sakit hati dengan adanya gembar-gembor mengenai Pemilu 2024 curang.
Sekedar infromasi, Capres 01 Anies Baswedan dan 03 Ganjar Pranowo saat ini tengah rajin menggemborkan terkait Pemilu curang.
Bahkan, keduanya disebut-sebut sangat setuju dengan adanya hak angket Pilpres 2024 dibawa ke DPR RI.
"Kecurangan yang mana, kecurangan yang seperti apa, kita tuh di TPS kerja semaksimal mungkin, dijaga dan amanah benar-benar," ucapnya.
Pria itu pun sontak memberikan tantangan kepada Ganjar dan Anies agar menjaga TPS, lantaran diduga kesal karena dituduh curang.
Baca Juga: Jarang Tersorot! Si Bungsu Anak Anies Bikin Gerakan Jaga Laut dari Sampah Plastik
"Catatan untuk pemilu nanti yang akan datang, capresnya aja yang datang langsung dan menjaga TPS, agar merasakan gimana rasanya di lapangan," imbuhnya.
Sontak saja video itu mendapatkan sorotan dari netizen.
"Hampir seluruh rakyat Indonesia memilih 02 reel dan nyata tidak ada yang curang," tulis netizen.
"Kalau ada pemilu ulang capresnya anis, ganjar sama komeng gw akan pilih komeng," tulis netizen.
"Sungguh mewakili petugas kpps," tulis netizen.
Sekedar informasi, Anies Baswedan menyebut bahwa kecurangan Pemilu 2024 terjadi sebelum pemungutan suara berlangsung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim