Suara.com - Seorang pria bernama Mohammad Andika Mowardi menjadi korban penembakan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Terduga pelaku disebut mantan suami artis.
Andika menyebut peristiwa itu dipicu oleh masalah pekerjaan antara dirinya dengan terduga pelaku. Disebutnya terduga pelaku merupakan temannya.
"Temenan kita temenan, keluarganya juga dekat, tapi saya enggak nyangka kalau dia setega itu. Perselisihan aja perselisihan dikit aja, perselisihan urusan kerjaan, atau saya ada kata kata gak enak ke dia di awal. Yang pasti urusan kerjaan," kata Andika kepada wartawan Selasa (27/2/2024).
Peristiwa penembakan terjadi sekitar sebulan yang lalu. Lokasinya di sebuah ruko di kawasan Jatinegara. Pelaku melepaskan tembakan dari dari halaman ruko ke arah korban yang saat itu berada di lantai dua.
"Ditembakkan dua kali ke arah saya, satu kali ke aspal," kata Andika.
Pelaku Buron
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebut peristiwa itu terjadi sekitar sebulan yang lalu. Pelaku hingga saat ini masih melarikan diri.
"Kejadian bulan lalu. Pelaku penembakan sampai saat ini masih melarikan diri," kata Nicolas.
Dia juga membenarkan terduga pelaku merupakan mantan suami salah artis.
Baca Juga: Pesawat Wings Air Diduga Ditembak TPNPB, Satu Polisi Luka Kena Serpihan Dinding Kabin
"Informasinya demikian (mantan suami artis). Pelakunya kan masih melarikan diri," katanya.
Disebut Nicolas kepolisian sudah melakukan proses penyelidikan dalam kasus ini. Terduga pelaku sudah pernah dipanggil dua kali, tidak hadir.
"Sampai dua kali, tapi tidak hadir dengan alasan yang tidak sah. Keluarga berjanji akan menghadirkan dugaan pelaku juga sampai sekarang tidak direalisasi. Jadi pihak Polres masih mencari keberadaan dugaan pelaku sampai saat ini," katanya.
Berita Terkait
-
Pesawat Wings Air Diduga Ditembak TPNPB, Satu Polisi Luka Kena Serpihan Dinding Kabin
-
Pesawat Wings Air Ditembaki di Yahukimo, Dipastikan Tidak Ada Korban
-
Profil Bu Sumarsih, Ibu Korban Penembakan Tragedi Semanggi I Jadi Trending di X
-
Profil Bripka RA: Polisi Sultra Tembak Putri Pejabat TNI, Begini Kronologi Kejadiannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT