Suara.com - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menemukan seorang bocah laki-laki bernama Kenzie (11) meninggal diduga karena tenggelam di pintu air Kanal Banjir Timur (KBT) Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (3/9/2023).
Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman ketika dikonfirmasi di Jakarta mengatakan pihaknya mendapatkan informasi adanya korban tenggelam sekitar pukul 14.47 WIB.
"Dapat informasi dari Pak Lurah Malaka Jaya tentang korban tenggelam," kata Gatot.
Mendapatkan informasi itu, lanjutnya, pihaknya mengerahkan satu unit perahu karet dengan enam orang personel untuk melakukan pencarian korban yang merupakan warga Jalan Buaran 2 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit.
Menurut dia, pencarian korban mulai dilakukan sekitar pukul 15.19 WIB dan sekitar 30 menit berikutnya, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Saat itu korban tengah berenang di KBT, namun tiba-tiba tenggelam. Saat dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," jelas Gatot.
Petugas yang dibantu oleh warga dan petugas penanganan prasarana dan sarana (PPSU) setempat pun langsung mengevakuasi korban dengan menggunakan perahu karet dan membawa korban ke rumah duka. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Raffi Tewas Tenggelam di Waduk Brigif Jaksel, Kakak Korban Sebut karena Didorong Temannya
-
Bocah 13 Tahun Tenggelam di Lubang Bekas Galian Proyek Kawasan Setiabudi Jakarta Selatan
-
Sempat 1 Hari Hilang di Kali Ciliwung, Bocah di Kramat Jati yang Kepleset saat BAB Ditemukan Sudah jadi Mayat
-
Bocah 12 Tahun Hanyut usai Terpeleset saat BAB di Kali Ciliwung, Muhammad Rizki Belum Ditemukan
-
Bocah Hilang di Pantai Muara Asin Tanggamus Ditemukan Meninggal Dunia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?