Suara.com - Rekonstruksi pembunuhan Raden Adante Khalif Pramudityo alias Dante (6), anak Tamara Tyasmara, oleh Yudha Arfandi diwarnai dengan spanduk dukungan yang terbentang di kolam renang Duren Sawit, Jakarta Timur. Spanduk tersebut sudah terlihat sejak sebelum rekonstruksi dimulai. Diduga spanduk dibawa oleh keluarga Yudha.
Sementara Kuasa hukum Yudha, Daliun, mengaku tidak mengetahui asal-usul spanduk tersebut. "Kita tidak tahu kalau itu. Kita dari segi hukum," kata Daliun kepada wartawan.
Sementara itu, Tamara Tyasmara terlihat ditemani beberapa temannya saat menghadiri rekonstruksi. Ia memakai kacamata hitam dan memperhatikan dengan saksama reka ulang yang dilakukan oleh Yudha.
Rekonstruksi ini memperagakan 49 adegan, mulai dari kedatangan Yudha dan Dante ke kolam renang, hingga detik-detik Yudha menenggelamkan Dante.
Baca juga:
Mantan Dirut RSUD Padang Sidimpuan Terancam Hukuman Mati Atas Pembunuhan Berencana
Sebut Nama Gibran, Ini Alasan Ahmad Sahroni Anggap Ridwan Kamil Lawan yang Mudah di Pilgub Jakarta
Sementara Angger Dimas, ayah Dante yang juga hadir direkonstruksi terlihat lemas dan tak bisa berkata banyak saat dimintai keterangan wartawan.
Akhirnya ia menyaksikan bagaimana Yudha Arfandi membenamkan putranya saat berenang di Kolam Renang Taman Tirtas Mas, Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Teman-teman nilai saja. Kalau dari saya sih, ya itu kejam," ujar Angger Dimas di lokasi, Rabu ketika ditanya wartawan.
Berita Terkait
-
Polisi Libatkan Ahli Poligraf di Kasus Dante Dibunuh Mantan Pacar Ibunya, Yudha Arfandi Bakal Jalani Tes Kebohongan?
-
Marah Lihat Cara Dante Ditenggelamkan, Tamara Tyasmara Nyaris Labrak Mantan Pacar Saat Rekonstruksi
-
Bukan Cek Situasi, Pengacara Beberkan Alasan Mantan Pacar Tamara Tyasmara Sibuk Celingukan Saat Benamkan Tubuh Dante
-
Terkuak! Yudha Arfandi Sempat Cari Informasi CCTV Kolam Renang sebelum Dante Ditenggelamkan
-
Tamara Tyasmara Payungan Saat Rekonstruksi Kasus Kematian Dante Langsung Panen Cibiran Netizen: Berasa Syuting
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis