Suara.com - Cuitan Muhammad Zinedine Alam Ganjar bikin publik penasaran. Pasalnya, ia menyinggung warna yang identik dengan simbolik Pilpres 2024, yakni merah dan biru langit.
Alam Ganjar memberikan komentar yang multitafsir dan bikin netizen menebak-nebak. "Sempet ngira merah bisa menang lawan biru langit," tulis Alam Ganjar lewat akun X @alamganjar14, Senin (4/3/2024).
Cuitannya langsung 'disambar' netizen. Ada yang menduga Alam sedang menyinggung soal Pilpres. Sebab, partai pengusung ayahnya, Ganjar Pranowo identik dengan warga biru. Sedangkan Prabowo-Gibran, identik dengan warna biru langit.
"Biru langit lebih unggul logistik mas," kata @Lot_noll
"Oh gitu ya," balas @alamganjar14.
"Kalah 01-03 mas," jawab @timpenguinnas.
"Ini ngomongin sepakbola khan, Mas?" tanya @sir_amirsyarif.
Jika mengacu pada cuitan sebelumnya, Alam Ganjar sepertinya sedang membicarakan hasil pertandingan antara Manchester City vs Manchester United.
Rival se kota di Liga Inggris juga punya warna khas yaitu biru langit untuk City dan merah warna kebesaran United. Diketahui, City berhasil mengalahkan Manchester United dengan skor meyakinkan 3-1.
Baca Juga: Cuitan Alam Ganjar bikin Penasaran: Sempet Ngira Merah bisa Menang Lawan Biru Langit
Alam Ganjar Ikut Kampanye
Putra semata wayang Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, terlibat aktif di masa kampanye Pilpres 2024. Pria berkacamata itu berjuang bersama-sama tim Ganjar-Mahfud untuk memenangkan pesta lima tahunan tersebut.
Alam Ganjar hingga ibundanya, Siti Atikoh, ikut berkeliling mengkampanyekan Ganjar-Mahfud. Sayangnya, impian Alam mengantarkan sang ayah jadi Presiden RI ke-8 tampaknya belum terwujud.
Pasalnya, sampai Kamis (29/2/2024) perolehan suara Paslon Prabowo-Gibran tercatat mengumpulkan 75.371.785 suara atau 58,83 persen. Disusul paslon Anies-Muhaimin sebanyak 31.374.668 atau 24,49 persen, terakhir paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD 21.371.359 atau 16,68 persen.
Lantas, apa rencana Alam Ganjar usai membantu ayahnya kampanye Pilpres 2024?
Beberapa waktu lalu, Alam Ganjar sempat berbincang dengan Menteri BUMN, Erick Thohir. Ia berencana meneruskan pendidikannya ke jenjang S2 setelah menjadi sarjana Teknik Industri Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diperkirakan tahun 2024 ini.
Tag
Berita Terkait
-
Penguasaan Bola MU saat Dikalahkan Man City jadi Sorotan: Lumayan masih Bisa Ngalahin Suara Ganjar
-
Profil Radhika Merchant, Mantu Orang Terkaya di India Tak Hanya Jago Menari, Kariernya Mentereng
-
4 Makanan yang Haram Dikonsumsi Penderita Kencing Manis, Ada Daging Merah!
-
Jokowi Kunker ke Australia, Maruf Amin Ditunjuk Jadi Plt Presiden
-
Beda Reaksi Ganjar dan Mahfud MD ke Komentar Gibran di Medsos, Salam Balik vs Cuek
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis