Suara.com - Selain dikenal sebagai Menparekraf, Sandiaga Uno juga diketahui merupakan seorang pengusaha sukses dengan nilai kekayaan yang bejibun.
Tapi siapa kira, mantan Wakil Gubernur DKI itu mengawali hidupnya dengan kondisi prihatin.
Hal itu diungkapkan Sandiaga Uno saat mendapat pertanyaan dari awak media soal rumah pertama yang dibelinya.
Dalam video singkat yang diunggah di akun Twitternya, Sandiaga Uno mengungkapkan properti pertama yang dibelinya merupakan kredit alias KPR berjangka 30 tahun di Singapura.
Tapi karena krisis 98 memaksanya untuk kembali ke tanah air hidup bersama orang tuanya dengan kondisi prihatin.
"Pengalaman saya ini bisa layak jadi cerita saya itu beli pertama properti KPR 30 tahun di Singapura, begitu beli langsung krisis, Jebol. Jadi nilai properti sama nilai kreditnya tinggian nilai kreditnya. Gimana kemudian caranya kita minta dijadwalkan ulang sekaligus saya juga balik ke Indonesia," ungkapnya seperti dikutip Rabu (6/3/2024).
Sempat tinggal sementara waktu bersama orangtuanya, Sandiaga Uno dan istri kemudian memutuskan untuk sewa rumah dengan bantuan kredit dari orangtua.
"Nah pindah ke rumah orang tua karena waktu itu keadaan sangat prihatin, kemudian nyewa itu, saat pertama beli itu dapat kredit dari mertua, owh ada bunganya jadi dari mertua dibantu," bebernya.
Setelah kondisi ekonominya mulai stabil, ia mampu membeli rumah kedua dengan KPR secara mandiri.
Baca Juga: Bukan Cuma Bikin Kesepian, Ini Alasan Sebenarnya Alshad Ahmad Jual Rumah Rp300 Miliar
Ia baru bisa membeli rumah secara kontan alias cash setelah 10-15 tahun menggeluti sebagai pengusaha.
"Punya rumah pertama. Kemudian bisa KPR sendiri, kemudian baru bisa beli cash itu setelah 10-15 tahun jadi pengusaha," terangnya.
"Susah banget waktu kali pertama beli KPR. karena kan pertama kali punya rumah itu, jadi kita masuk dalam satu kamar saja tapi diselesaikan itu. Total bangunnya 1 tahun, selesaikannya 2,5 tahun sampai pernak perniknya selesai," imbuhnya.
Sandi menambahkan meski telah memiliki sejumlah properti ia tak menjual rumah pertama yang dibelinya secara KPR di Singapura.
"Yang di Singapura masih, disewakan, itu tidak dijual karena rumah kenang-kenangan," terangnya.
Sandiaga Uno sendiri diketahui merupakan salah satu menteri Jokowi yang tergolon tajir.
Hal itu bisa dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara terbarunya pada akhir tahun 2022.
Dituliskan dalam laporan tersebut, harta kekayaan Sandiaga Uno mencapai Rp10,99 triliun per 31 Desember 2022.
Dari nilai itu kekayaannya dari properti senilai Rp265,74 miliar berupa 18 tanah dan bangunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas