Suara.com - Tawuran sporter Persija Jakarta dengan Persib Bandung di Jalan Lingkar Selatan, Ciracas, Kota Serang, Banten pada Sabtu (10/3/2024) sore sekira pukul 17.00 WIB turut melibatkan suporter yang membawa korek api dengan bentuk mirip senjata api (Senpi).
Suporter yang membawa korek api berbentuk senpi itu kemudian telah diamankan oleh pihak kepolisian Polresta Serang, Banten.
Suporter yang membawa korek apai berbentuk senpi itu berinisial FU (25) diamankan di kediamannya di Bumi Agung II, Kota Serang, Banten.
Kanit Reskrim Iptu. Budi Mulyana bersama Kanit Resmob Ipda. M. Eko dan Ipda Najib Kepala team Sagatsus Patroli Presisi dan Personel Polresta Serang melakukan olah TKP mengungkap hal tersebut.
Kanit Reskrim Polresta Serang, Iptu Budi Mulyana mengatakan, tawuran terjadi setelah pertandingan antara Persib dan Persija. Para pendukung Persib yang sedang nonton bareng di Kafe Langit Senja diserang oleh pendukung Persija.
"Para pendukung Persib kemudian keluar dari kafe untuk melakukan penyerangan mundur," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan Suara.com).
Saat itu, FU tampak membawa korek api yang dikira senpi dan menodongkannya ke arah pendukung Persija. Akibat tawuran tersebut, seorang warga bernama MH (39) menjadi korban salah sasaran.
"Kami akan tindak tegas para pelaku tawuran yang meresahkan masyarakat," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Budi mengimbau para pelaku tawuran lainnya untuk segera menyerahkan diri.
"Kami sudah mengantongi identitasnya. Kami jajaran Kepolisian Polresta Serang akan memburu semua yang telah diduga melakukan penganiayaan kepada orang tidak bersalah dan salah sasaran," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan