Suara.com - Beredar video dengan durasi beberapa detik memperlihatkan seorang pria yang mengklaim dirinya adalah orang yang menyantet Stevie Agnecya. Pria itu diduga dirasuki makhluk yang menyantet wanita kelahiran 15 Agustus 1991 tersebut.
Pengakuan itu disampaikan saat seorang pria lainnya bertanya kepada pria yang diduga dalam kondisi kerasukan. Keduanya mengenakan busana senada, seperti sama-sama memakai kopiah dan baju lengan panjang.
"Kamu yang nyantet Mba Stevie?," tanya pria berkopiah hitam, dikutip Jumat (29/03/2024).
"Iya," aku pria berkopiah hitam dengan motif berwarna kuning.
Pria yang diduga kerasukan itu mengaku sudah menyantet Stevie selama 2 bulan. Ia mengklaim, apa yang dilakukannya itu atas perintah orang lain.
Namun, ia tak menyebut siapa yang memberikan perintah kepadanya untuk menyantet. Ia juga mengatakan, dirinya mendapatkan upah untuk melakukan hal tersebut.
"Sudah berapa lama kamu (menyantet Stevie)?," tanya pria berbaju putih lengan panjang.
"Hampir 2 bulan ini," aku pria yang didiuga kerasukan.
"Hampir 2 bulan?," tanyanya lagi.
"He'eh (mengangguk)," tegasnya.
Baca Juga: Muak Dituduh Sebagai Pelaku Santet Stevie Agnecya, Icha Annisa Faradila Gelar Jumpa Pers Malam Ini
"Kemauan sendiri atau diperintah atau gimana nih kamu (menyantet)?," lanjutnya.
"Pastinya ada yang merintah," katanya.
"Oh. Dibayar berapa kamu (untuk menyantet Stevie)?," tambahnya bertanya.
"(Dibayar) banyak," ucapnya.
"Berapa?," tanya pria berbaju putih memastikan bayaran sosok yang menyantet.
Pria berbaju abu-abu itu mengaku dirinya memiliki target. Nahasnya, target itu ialah membuat korbannya sampai meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Mengintip Sepak Terjang Sosok Dokter Muhammad Makky, Dokter yang Analisis Kasus Meninggalnya Stevie Agnecya
-
Keluarga Stevie Agnecya Tak Mau Klarifikasi Soal Santet, Icha Annisa Faradila: Aku yang Kena Kedzoliman
-
Pihak Keluarga Enggan Klarifikasi Isu Stevie Agnecya Meninggal Akibat Disantet, Malah Dikira Takut
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla
-
Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026
-
Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka
-
Mazda CX-30 Jadi Mobil Pertama Rakitan Dalam Negeri yang Debut di GIIAS 2026
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu
-
Tenggat PP Kesehatan Terlewati, Pemerintah Dikritik Tak Taat Konstitusi soal Pengendalian Rokok
-
Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur
-
Review Drama Alice in Borderland, Teka-Teki Permainan Kartu yang Mematikan
-
Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto Terkait Kasus Febrie Adriansyah