Suara.com - Sempat mengalami sakit parah setahun lalu, komika Babe Cabita dikabarkan meninggal dunia tepat di akhir bulan Ramadan, Selasa (9/4/2024).
Sebelum meninggal dunia, Babe Cabita sempat mendapatkan perawatan di RS Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Menurut informasi yang dibagikan Oki Rengga, Babe Cabita meninggal dunia pukul 06.38 WIB.
Jauh sebelum dikabarkan mangkat, Babe Cabita pernah bercerita mengenai kondisinya saat sakit dan dirawat beberapa hari di rumah sakit.
Dikutip dari obrolan di channel Teras Belakang, Babe Cabita bercerita banyak rekan dan kolega yang menjenguknya kala itu, bahkan beberapa ada yang dikenalnya juga turut datang mendoakannya.
"Banyak waktu itu yang datang menjenguk, salah satunya bahkan yang aku ngga begitu kenal juga dateng ada dari temen-temen pita kuning," ungkapnya seperti dikutip, Selasa (9/4/2024).
Lebih jauh, Babe Cabita mengaku sempat merasakan bahwa hidupnya tak lama lagi.
Selama di rumah sakit, komika asal Medan itupun sempat berkeinginan untuk membuat gelaran stand up spesial.
"Tapi aku sempat mikir jauh juga apa aku perlu bikin stand up spesial, karena gaby sebelum meninggal itu dia sempat bikin show, karena di situ ia sempat bilang bahwa hidupnya tak akan lama," ungkapnya di hadapan MCdanny dan Reno Fenady selaku host.
Baca Juga: Urus Babe Cabita, Oki Rengga Sampai Bersihkan Lantai Tempat Jenazah Dimandikan
Babe pun mengaku sempat menulis beberapa materi selama terbaring di rumah sakit.
"Aku kan ada materi sakit memang, tapi sambil di sana itu aku juga nulis-nulis juga. Karena kan waktu itu ada beban juga untuk ikut stand up fest," imbuhnya.
Namun belum juga terwujud cita-citanya untuk membuat stand up spesial, Babe Cabita dikabarkan telah meninggal dunia.
Selama menjalani perawatan di rumah sakit, Babe Cabita mengaku banyak merenung. Ia bahkan mengaku bahwa sakit yang didapatnya adalah teguran, agar lebih mendekatkan diri dan bersikap lebih baik lagi.
"Aku sih merasa ini teguran, terutama kalau ngeliat kemaren sebelum ini kan kumpul anak-anak komik dan becanda parah waktu itu," katanya.
Berita Terkait
-
Menkeu Sri Mulyani Ikut Berduka Atas Berpulangnya Babe Cabita
-
Urus Babe Cabita, Oki Rengga Sampai Bersihkan Lantai Tempat Jenazah Dimandikan
-
Merasa Usianya Pendek, Babe Cabita Sempat Meminta Istri Jual Barang Kesayangan
-
Perjuangan Babe Cabita di Tengah Pengobatan: Rintis Bisnis Dadar Beredar untuk Masa Depan Istri dan Anak
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon