Suara.com - Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang mengimbau para pengunjung supaya menjaga barang bawaan dan menjaga anak-anak selama di kawasan kebun binatang tersebut. Pasalnya, Taman Margasatwa Ragunan diperkirakan mengalami puncak lonjakan pengunjung pada hari ini.
"Jangan lengah menjaga putra putrinya ketika kondisi padat ya, apalagi sekarang kami prediksikan jumlah pengunjung sangat tinggi, terjadi puncak untuk tiga hari ini. Terus perhatikan putra putrinya," kata Wahyudi di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4/2024).
Untuk yang membawa benda-benda berharga, Wahyudi mengimbau agar oengunjung menjaga barang-barangnya dan tidak terlihat mencolok.
"Jangan mencolok di tempat keramaian, jangan mengundang kerawanan dan kriminalitas karena kita nggak pernah tahu siapa pengunjung dan siapa yang mungkin akan memanfaatkan situasi keramaian ini," ujar dia.
Lebih lanjut, Wahyudi juga meminta para pengunjung untuk menjaga kenyamanan satwa dengan tidak melewati batas kandang.
Pasalnya, dia menegaskan satwa yang berada di Ragunan merupakan gewan liar yang bisa saja menjadi agresif jika mendapatkan gangguan.
"Jangan kasih makan apapun kepada hewan, jangan melempar benda apapun ke dalam kandang. Biasanya kan minuman kemasan di lempar ke dalam kandang katanya biar hewannya aktif bergerak," tutur Wahyudi.
"Ini bukan waktunya seperti itu karena kita harus bersikap ramah kepada satwa. Jangan diganggu, jangan menyakiti," tandas dia.
Baca Juga: Membludak! Pengunjung Kebun Binatang Ragunan Hari Ini Diperkirakan Tembus 100 Ribu Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang
-
Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral