News / Metropolitan
Kamis, 18 April 2024 | 19:52 WIB
Ilustrasi penikaman atau penusukan. (Shutterstock)

Bukannya pulang, atau merasa bersalah, Andre malah meminta Vandy untuk memukulinya. Kondisinya terlihat benar-benar sangat depresi.

Andre terus memaksa Vandy untuk memukulinya. Bahkan Andre bersedia untuk dibunuh.

“Pukulin saya bang, sini bang pukulin saya gratis. Bunuh saya aja bang. Tapi sama saya, saya suruh pulang,” ucap Vandy.

Setelah Andre diminta untuk pulang oleh Vandy, ia pun menurutinya. Andre sudah tidak menggedor-gedor pintu rumah tetangganya.

Kondisi saat itu sudah kembali kondusif. Istri Vandy pun telah memberanikan diri keluar dari rumah tetangga dan kembali ke tempat usahanya.

Istri Vandy melanjutkan menggosok pakaian pelanggan. Namun Vandy masih mendampinginya.

istri Vandy kemudian meminta Vandy untuk mengantarkan pakaian yang sudah rapih. Tempat laundrynya memang menyediakan jasa antar-jemput pakaian.

Vandy pun mengambil kunci motornya di rumah. Tak berselang lama, istrinya kembali berteriak histeris. Namun kali ini bukan karena dikejar oleh Andre.

Isti Vandy histeris karena melihat Andre dengan keji menghujami ibu kandungnya dengan pisau daging.

“Jadi pelaku tuh menghantam kepala terus. Jari ibunya luka karena berusaha nangkis sabetan sajam itu,” kata Vandy.

Vandy mengatakan, peristiwa itu bisa terjadi saat korban pulang ke rumahnya. Ia bahkan membelikan Andre semangkok bubur ayam.

Sang ibu meminta Andre untuk makan bubur yang telah ia sajikan. Setelahnya, L mengajak Andre untuk berobat. Mengobati luka gores sajam di beberapa bagian tubuh Andre.

“Ibunya sempat bilang, itu makan dulu buburnya. Abis itu kita berobat, itu luka kamu kalo gak dibersihin bisa inveksi,” kata Vandy menirukan ucapan korban.

Namun bukannya berterima kasih lantaran sudah diperhatikan oleh sang ibu, Andre malah kembali ngamuk. Kali ini ia membawa pisau daging. Diketahui, ibu Andre memang sempat berjualan daging babi.

Melihat anaknya seperti kesetanan, korban melarikan diri. Namun nahas, saat di ujung gang senggol kediamannya korban tersungkur akibat kakinya yang tersandung.

“Pas dikejar-kejar mungkin korban kesandung atau keserimpet karena ketakutan akhitnya jatuh. Jatuhnya tepat di depan laundry saya. Makanya Istri saya histeris pas ngelihat itu,” bebernya.

Setelah membacoki ibu kandungnya, Andre sempat pulang menaruh pisau daging yang digunakan. Ia kemudian jongkok di depan tubuh ibunya yang sudah bersimbah darah.

Warga yang geram sempat menghajarnya. Agar tak semakin menjadi samsak hidup, Andre digiring ke Pos RW yang jaraknya hanya 7-10 meter dari tempat kejadian.

Namun saat digiring ke Pos RW, Andre malah kembali mengamuk lantaran ia malah suka jika dirinya dipukuli.

“Kenapa sih, saya kan mau mati. Saya ini mau mati pak,” tandas Vandy menirukan ucapan pelaku.

Load More