Suara.com - Sejumlah musisi Indonesia, bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS, melakukan aksi dukungan terhadap Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024).
Inisiator aksi, Eka Annash mengatakan, aksi ini dilakukan menyusul eskalasi perang di Timur Tengah semakin memanas. Terlebih saat Iran meluncurkan rudalnya ke Israel sebagai aksi balasan.
“Kita inisiasi aksi ini karena ngeliat makin ke sini, makin eskalasi kondisinya makin parah ya. Terutama sejak tanggal 13 April kemarin waktu Iran udah mulai ngelakuin agresi serangannya gitu kan,” kata Eka di depan Kedutaan Besar Amerika untuk Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024).
Vokalis The Brandals ini merasa khawatir dengan kondisi tersebut lantaran bisa saja menjadi pemicu perang dunia ketiga.
“Makanya kita ngerasa perlu untuk bikin aksi ini untuk bikin statement terutama komponen paling penting, which is Amerika untuk melaksanakan atau melakukan dan mematuhi hukum internasional ya,” ujar dia.
Mantan vokalis band Waiting Room ini juga mengaku jika aksi kali ini dilaksanakan secara spontanitas. Ia baru mengumpulkan musisi yang memang vokal terhadap perlawanan Israel terhadap Palestina.
Kata dia, orang yang pertama dihubungi untuk mengikuti aksi solidaritas ini adalah Arian yang merupakan vokalis group band Sringai.
“Jadi udah keliatan kan orang-orangnya gitu, jadi gue tinggal kontakin mereka aja. Orang pertama gue kontak tuh Arian, karena dia yang lumayan itu kan,” katanya.
“Terus langsung oke, ya Seringai on-board. Nyumbang flyer sama sticker malah, terus mulai gue urutin satu-satu tuh. Itu pun nggak semuanya karena kita cuma batas 2-3 hari waktunya, jadi nggak semuanya kita tahu banyak musisi yang punya passion dan concern yang sama,” tambahnya.
Baca Juga: Gelar Aksi Dukung Palestina, Fatia KontraS: Pemimpin Dunia Gagal Ciptakan Perdamaian
Berita Terkait
-
Gelar Aksi Dukung Palestina, Fatia KontraS: Pemimpin Dunia Gagal Ciptakan Perdamaian
-
Makin Panas! Cak Imin Beri Komentar Menohok pada Cuitan 'Saran untuk PBNU'
-
Bareng KontraS, Sejumlah Musisi Gelar Aksi Dukung Palestina Di Depan Kedubes AS
-
Pria Ini Tempel Stiker Bernada Sarkas untuk Pelanggan Mc Donalds: Pelan-pelan Komandan
-
Google Pecat Karyawan karena Blak-blakan Anti Israel
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Kemenko Kumham Imipas Pastikan Pelayanan Masyarakat Berjalan Optimal Saat Idul Fitri
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret
-
Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan
-
Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda
-
Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda