Suara.com - Lebih dari seribu wisatawan dari berbagai daerah, dan sebagian mancanegara, ikut menikmati durian gratis yang dibagikan dalam gelaran Internasional Durio Festival 2024 yang digelar masyarakat Desa Wisata Durensari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (22/4/2023).
Ribuan durian yang sebelumnya disusun menyerupai tumpeng raksasa atau tumpeng besar setinggi tiga meter dibagikan secara cuma-cuma kepada para pengunjung dengan sistem kupon.
Digelar mulai pukul 09.00 WIB, tumpeng durian yang berukuran lebih kecil sebelumnya diarak keliling desa, dengan seremoni menggunakan adat Jawa tradisional hingga sampai di lokasi agrowisata Watulawang.
Dipandu tokoh adat setempat, rangkaian acara bertajuk "metro durian" Itu dipimpin langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin diiringi jajaran Forkopimda setempat.
"Metri atau sedekah selamatan durian sendiri dilakukan dalam rangka mengembalikan kembali adat istiadat yang dilakukan para pendahulu. Bersedekah hasil bumi dalam hal ini buah durian," kata Bupati Nur Arifin dalam pidato sambutannya usai ritual memandikan durian dan menanam bibit durian lokal hasil persilangan durian unggulan setempat.
Dikatakan, festival durian tahun ini digelar sedikit mundur dari jadwal yang direncanakan sebelumnya, karena panen raya bersamaan dengan bulan Ramadhan.
"Terima kasih sekali bisa terselenggara. Harusnya Ramadhan kemarin, tapi karena panen raya bertepatan Ramadhan, akhirnya agak mundur," katanya.
Panitia dan masyarakat adat kemudian menyepakati gelaran festival durian digelar setelah Lebaran Ketupat.
"Alhamdulillah, kenduri durian akhirnya tetap bisa berjalan dengan lancar. Ini semua berkat dukungan dari pemerintah provinsi, kemudian dari PT. Astra dan kemudian beberapa sponsorship, masyarakat, LMDH dan petani-petani yang bersedekah durian, saya terima kasih," lanjut Mas Ipin, sapaan Bupati Arifin.
Baca Juga: Bikin Warga Samarinda Geger, Bocah 5 Tahun Kendarai Mobil PLN Hingga Tabrak Pengendara
Ia menjelaskan, konsep festival durian bertema "metri duren" atau "kenduri durian" ini adalah mengembalikan adat Kejawen (Jawa) yakni bagaimana masyarakat di kawasan agrowisata durian bersedekah dari hasil panen.
"Termasuk juga upacara metri, bagaimana cara menanam. Ini juga ada pesan lingkungannya bahwa ketika kita menjaga alam, alam akan memberikan kita rejeki, salah satunya buah-buahan," paparnya.
Mas Ipin, salah satu tujuan dari penyelenggaraan IDF 2024 adalah sebagai ajang untuk lebih mengenalkan Desa Wisata Durensari sebagai produsen durian terbesar, bukan hanya di Trenggalek, tapi juga se-Asia Tenggara.
Desa Wisata Durensari telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian sebagai International Durio Forestry (IDF) atau hutan durian seluas 650 hektare. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli