Suara.com - Polisi menyebut 3 dari 5 korban luka akibat kebakaran di toko bingkai Saudara Frame di Mampang, Jakarta Selatan, masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Korban mengalami luka bakar.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi mengatakan ketiga korban tersebut masih dalam perawatan di rumah sakit berbeda.
“3 orang korban luka ini masih perawatan intensif di rumah sakit Siloam, rumah sakit Tarakan, dan juga RSCM,” kata Henrikus usai olah TKP, Senin (22/4/2024).
Henrikus menyampaikan dari 5 orang yang menjadi korban luka memang menderita luka bakar yang bervariatif. Mulai 20 hingga mencapai 70 persen.
“5 korban itu luka bakarnya bervariasi, mulai dari 20 hingga 70 persen,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian menggandeng pihak Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di toko bingkai, Mampang, Jakarta Selatan.
Adapun peristiwa ini terjadi pada Kamis (18/4/2024) malam lalu. Dalam musibah ini sedikitnya 7 orang meninggal dunia akibat terpanggang saat sedang beristirahat.
Diketahui, toko bingkai terserbut sekaligus dijadikan tempat tinggal oleh para pegawai yang bekerja di toko itu.
Dalam olah TKP yang dilakukan oleh pihak Puslabfor. Petugas memeriksa arang yang berada di sekitar basement gedung. Selain itu petugas juga membawa mesin potong atau gerinda yang juga terdapat di dalam ruang basement.
Baca Juga: 7 Korban Tewas Terpanggang, Puslabfor Polri Bakal Olah TKP Kebakaran Ruko di Mampang Besok
Berita Terkait
-
Lakukan Olah TKP, Puslabfor Turun Tangan Cari Biang Keladi Api Mematikan di Toko Saudara Frame Mampang
-
Ajaib! Alquran Ini Ditemukan Masih Utuh dalam Reruntuhan Rumah yang Ludes Terbakar
-
7 Korban Tewas Terpanggang, Puslabfor Polri Bakal Olah TKP Kebakaran Ruko di Mampang Besok
-
Korban Tewas Kebakaran Ruko Saudara Frame Teridentifikasi, RS Polri: Empat Keluarga, Tiga ART
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan