Suara.com - Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, membeberkan perkembangan rencana pertemuan presiden terpilih Prabowo Subianto-Megawati Soekarnoputri. Muzani menyebut Prabowo-Mega punya cara berkomunikasi yang khusus.
"Keduanya punya cara komunikasi sendiri," kata Muzani kepada wartawan di Jakarta Utara, Sabtu (4/5/2024).
Muzani mengatakan baik Prabowo dan Megawati sama-sama mengetahui kapan sebaiknya untuk melakukan pertemuan.
"Kapan harus bertemu di mana dan seterusnya, sehingga karena keduanya adalah sahabat dan kawan lama," ujar Muzani.
Selain itu, Muzani menilai Prabowo-Megawati sejauh ini tidak memiliki masalah yang serius.
"Keduanya juga sama-sama mengaku tak punya masalah, mereka mengatakan tidak punya masalah dengan Prabowo bahkan baik-baik saja hubungannya dengan Prabowo," ungkap Muzani.
Untuk diketahui, Megawati dan Prabowo pernah berpasangan di Pilpres 2009.
Wacana pertemuan Prabowo dan Megawati ini berhembus setelah pengumuman hasil Pilpres 2024.
Selain itu, wacana itu kembali mencuat setelah sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi.
Baca Juga: PKS Ingin Ditemui Prabowo, Gerindra: Perlu Waktu...
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?