Suara.com - Baru saja mereda kasus pembubaran ibadah di Tangerang Selatan, kini muncul kasus serupa di Gresik, Jawa Timur.
Dalam video yang dibagikan akun Twitter @MurtadhaOne1 terlihat sejumlah orang berupaya melakukan pembubaran ibadah agama lain.
Dari keterangan yang dibagikan peristiwa itu menimpa jemaat GPIB Benowo di Perumahan Cerme Kabupaten Gresik.
"Padahal ibadahnya juga gak menggunakan TOA atau speaker yang menimbulkan suara keras yang mengganggu," tulis akun tersebut seperti dikutip Jumat (10/5/2024).
"Selama akar masalahnya gak diberesin sama pemerintah, kejadian seperti ini akan terus terjadi dan terjadi lagi," imbuhnya.
Diketahui peristiwa upaya pembubaran ibadah tersebut terjadi pada Rabu (8/5/2024) lalu.
Saat itu ada sebanyak 30 jemaat yang tengah melakukan ibadah di sebuah rumah.
Tiba-tiba ada satu keluarga yang mendesak agar kegiatan ibadah tersebut dihentikan.
Upaya penghentian itupun sempat memicu cekcok dan menarik perhatian warga di sekitarnya.
Baca Juga: Urutan Doa Rosario untuk Umat Katolik di Bulan Maria
Kedua belah pihak pun sempat dilakukan mediasi untuk meredakan suasana.
Pembubaran Doa Rosario
Kejadian pembubaran ibadah tersebut hanya berselang beberapa hari dengan kejadian di Tangerang Selatan.
Saat itu terdapat sejumlah mahasiswa Katolik Universitas Pamulang yang tengah menggelar doa rosario di sebuah rumah kontrakan di Jalan Ampera, Setu.
Tiba-tiba mereka digerudug warga. Beberapa mahasiswa bahkan sempat menjadi korban penganiayaan warga.
Kejadian yang viral itupun kemudian ditindaklanjuti, hingga polisi menetapkan empat tersangka yakni A (26), S (36), I (30 serta D (53).
D yang merupakan ketua RT disebut sebagai provokator hingga memicu terjadinya pengeroyokan terhadap sejumlah mahasiswa yang menggelar doa rosario tersebut.
Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasa 2 ayat 1 Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 serta Pasal 170 KUHP pasal 351 ayat 1 KUHP, pasal 335 ayat 1 KUHP Juncto pasal 55 ayat 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!