Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana memantau langsung para juru parkir (jukir) liar di minimarket. Namun, bukan dengan mengirim petugas ke lokasi, pemantauan bakal dilakukan menggunakan kamera pengawas alias CCTV minimarket tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan CCTV yang akan digunakan adalah milik dari minimarket yang berkaitan. Nantinya, akses ke CCTV itu akan dilakukan secara daring atau online.
Lewat cara ini, petugas Dishub bisa memantau ada atau tidaknya juru parkir liar di minimarket dan langsung menindaknya jika ditemukan.
Baca Juga: Parkir Liar di Minimarket Akan Ditertibkan, Pemprov DKI Segera Bahas Pekerjaan Buat Jukir
"Sehingga kami bisa melakukan pemantauan secara online, secara on time, di mana lokasi-lokasi yang kemudian di sana ada petugas ataupun juru parkir liar yang melakukan pengelolaan," ujar Syafrin di Rorotan, Jakarta Utara, Senin (13/5/2024).
Karena itu, Syafrin berharap pengelola minimarket mau memberikan akses terhadap CCTV mereka. Ia pun memastikan tak meminta akses seluruh kamera, melainkan hanya yang menunjukkan area parkir saja.
Sebab, video rekaman CCTV sebenarnga merupakan ranah privat dari pengelola minimarket.
"Yang kami harapkan bisa diberikan akses kamera di lokasi parkir, itu saja, sehingga dishub bisa melakukan pemantauan. Begitu mulai ada juru parkir liar, kita bisa terjunkan tim untuk melakukan penertiban," ucap Syafrin.
Baca Juga: Dibela saat Mau Diberantas Pemprov DKI, PKS Ungkit Nafkah Jukir Minimarket
Lebih lanjut, Syafrin juga akan segera memulai sidang di tempat bagi para juru parkir liar. Pihak Dishub bakal menggandeng TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri untuk pelaksanaannya.
"Minggu ini, kita akan sepakti jadwalnya karena ini seluruh instansi, setelah itu baru kita sampaikan jadwal pelaksanaannya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dibela saat Mau Diberantas Pemprov DKI, PKS Ungkit Nafkah Jukir Minimarket
-
Juru Parkir di Bekasi Raup Rp200 Ribu per Hari: 4 Kali Umroh hingga Ditipu Travel
-
Polisi Pastikan Tidak Sulit Memberantas Juru Parkir Liar di Minimarket
-
Ngotot Buka Rute Transjakarta Pulo Gadung-Walkot Jakut, Dishub DKI soal Protes Sopir Angkot: Marketnya Sudah Beda!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK