Suara.com - Setelah resmi bergabung menjadi kader Partai Gerindra, Bobby Nasution menyerahkan langkah politiknya ke partai besutan Prabowo Subianto.
Termasuk soal surat penugasan bakal calon (bacalon) Gubernur Sumatera Utara dari Partai Golkar yang terlebih dahulu diterimanya.
"Surat penugasan itu sudah dari bulan Desember saya sampaikan, sudah diundang bagi yang dapat surat penugasan, dan hari ini saya serahkan total kepada Gerindra," kata Bobby di Kantor DPD Gerindra Sumut, Senin (20/5/2024) kemarin.
Disoal berapa partai lagi yang akan didatangi untuk pendaftaran bakal calon Gubernur Sumut, Bobby mengaku akan berkoordinasi dengan Gerindra. Pasalnya, Bobby mengaku tidak bisa berjalan sendiri lagi.
"Hari ini saya sebagai kader Gerindra tentunya harus koordinasi dengan Partai Gerindra. Saya tidak akan berjalan atas nama pribadi saja, tapi bersama Gerindra," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution resmi menjadi kader Partai Gerindra, Senin 20 Mei 2024. Ia langsung menerima kartu tanda anggota (KTA) Partai Gerindra.
"Alhamdulillah langsung diterima oleh Ketua DPD Gerindra Sumut," kata Bobby.
Selain itu, Bobby juga mendaftarkan diri sebagai bakal calon Gubernur Sumut ke Gerindra.
"Tadi sudah mendaftar sebagai calon Gubernur Sumut dari Partai Gerindra," kata Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Paasaribu.
Bobby mengaku banyak menerima masukan dan pembelajaran dari tokoh-tokoh Gerindra. Hal ini menjadi alasan dirinya memilih Gerindra.
"Banyak masukan, banyak pembelajaran dari tokoh-tokoh Gerindra, banyak yang menyampaikan bagaimana seorang karakter pemimpin itu sebagaimana yang diajarkan Gerindra," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Pertamax Tembus Rp16 Ribu, JS Khairen Sindir Balik Cuitan Lawas Partai Gerindra
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA