Suara.com - Sebuah momen haru terjadi saat seorang ibu menggantikan posisi anaknya yang akan diwisuda. Bukan tanpa alasan, anak tersebut diketahui meninggal dunia di saat harus menerima toga kelulusannya dengan predikat cumlaude.
Mengutip @undercover.id, Rabu (22/5/2024) seorang ibu seakan tak kuasa menahan air matanya ketika mendapat giliran untuk menggantikan anaknya maju di panggung wisuda. Ibu tersebut berjalan membawa foto almarhum anaknya.
"Suasana haru menyelimuti proses wisuda Universitas Lampung (Unila) tahun 2023/2024. Salah satu orang tua hadir mewakili anaknya yang telah meninggal dunia," tulis caption video.
Narassya Rahma Putri adalah wisudawati yang mendapat predikat cumlaude dengan menyelesaikan masa kuliah S1 Fakultas Kedokterannya selama 3,8 tahun. IPK yang didapat mencapai 3,69.
Rektor Unila, Lusmeilia Afriani menyerahkan ijazah almarhum langsung ke ibu tersebut. Terlihat juga wajah dari rektor yang ikut terharu dengan momen tersebut.
Tak ayal, momen haru tersebut mendapat respon dari publik. Bahkan ada yang menyebutkan ibu tersebut adalah single parent yang bisa menguliahkan anak perempuan tersebut.
"Lulus kedokteran dengan IPK pujian itu pencapaian yang luar biasa," kata salah satu netizen.
"Ibuk, kuat sekali kakimu berjalan mengambil toga anakmu, pundakmu luar biasa, khusnul khatimah untuk putrimu bu, semoga ibu berkumpul di jannah-Nya," kata lainnya.
"Ekspresi ibu menyiratkan segalanya, turut berduka cita," kata netizen satunya.
Baca Juga: 7 Arti Mimpi Wisuda dan Lulus Sekolah, Tanda Butuh Pengakuan Hingga Peringatan!
"Terlalu banyak mengandung bawang," kata lainnya.
"Enggak kebayang perasaan ibunya. Tapi tegar banget," kata dia.
Momen haru saat wisuda memang banyak muncul beberapa waktu belakangan. Bahkan tak sedikit orang tua yang harus menggantikan anaknya wisuda karena meninggal dengan berbagai alasan.
Belum diketahui, penyebab wisudawati tersebut meninggal, kendati begitu momen haru ini cukup mendapat sorotan mengingat ketegaran ibunya saat menerima ijazah anaknya.
Berita Terkait
-
Rekam Adegan Anaknya Dihamili Pacar, Sosok Mama Neneng Dibongkar Tukang Bakso: Ternyata Numpang Hidup di Rumah Saudara
-
Layanan Konsumen Penerbangan: Ibu Hamil Dapatkan Proteksi Aman dan Nyaman Sesuai Standar Internasional
-
Gegara Warisan, Anak di Malang Tega Robohkan Rumah Orang Tuanya, Jawaban Ibunya jadi Sorotan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik