Suara.com - Kasus pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky menyedot atensi publik. Dari kasus ini, 8 tersangka telah ditangkap dan divonis bersalah. Namun, muncul banyak kejanggalan di kasus ini.
Satu dari 8 tersangka telah divonis bersalah. Sudirman menjadi satu dari 5 tersangka kasus Vina Cirebon yang divonis seumur hidup.
Ayah Sudirman, Suratno meyakini bahwa anaknya tidak bersalah di kasus pembunuhan Vina dan Eky. Suratno bahkan mengatakan bahwa anaknya itu memiliki keterbelakangan mental.
Suratno menjelaskan bahwa Sudirman saat kejadian berusia 20 tahun dan hanya lulusan Sekolah Dasar alias SD.
“Waktu kejadian umur 20 tahun. Sudirman ini hanya lulus SD tidak meneruskan karena anaknya keterbelakangan mental,” cerita Suratno kepada politisi Partai Gerindra, Dedi Mulyadi seperti dikutip, Kamis (23/5).
Pedihnya, Suratno mengatakan bahwa sebelum disangka terlibat kasus Vina Cirebon dan divonis seumur hidup, Sudirman kerap menjadi korban bully. Suratno menambahkan bahwa anaknya itu lebih sering berada di rumah.
Jika keluar rumah, Sudirman kata Suratno hanya untuk pergi sembayang di Mushola. Sudirman pun tak pernah keluar sampai larut malam.
Kondisi keterbelakangan mental ini menurut Suratno tidak mungkin anaknya Sudirman terlibat dalam geng motor. Sudirman lanjut Suratno pada 2016 saat kasus Vina terjadi bahkan baru belajar naik motor.
“Ditangkapnya setelah tiga hari kejadian. Demi Allah waktu kejadian itu anak saya di rumah. Anak saya keterbelakangan mental, tidak pernah gaul, pendiam. Makanya waktu ditangkap itu saya kaget,” jelasnya.
Baca Juga: Berprofesi Kuli Bangunan, Pegi Disebut Polisi Dalang Pembunuhan Vina Cirebon
Suratno yang bekerja sebagai buruh harian ini mengaku selama 8 tahun dirinya selalu menjenguk Sudirman di dalam lapas. Menurut penuturan Sudirman kepadanya, sang anak selalu dipaksa untuk mengakui perbuatan membunuh Vina dan Eky.
“Sampai sekarang delapan tahun kalau saya tengokin, saya tanya, dia selalu bilang dipaksa untuk mengaku melakukan,” ungkap Suratno.
Ia berharap kebenaran kasus ini terungkap secara terang benderang dan Sudirman dibebaskan serta dinyatakan tidak bersalah.
“Mudah-mudahan nama anak saya bisa dibersihkan. Saya yakin anak saya tidak terlibat, mudah-mudahan bisa keluar penjara," harap Suratno.
Pegi Satu Buron Kasus Vina Ditangkap
Salah satu buronan atau DPO kasus pembunuhan Vina Cirebon akhirnya berhasil ditangkap pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Berprofesi Kuli Bangunan, Pegi Disebut Polisi Dalang Pembunuhan Vina Cirebon
-
Rekam Jejak Iptu Rudiana Ayah Eky Kekasih Vina Cirebon
-
Nyamar Jadi Robi, Sosok Pegi Perong Diduga Otak Pembunuhan dan Pemerkosaan Vina Cirebon
-
8 Tahun Jadi Buronan Pembunuh Vina Cirebon, Pegi Perong Ngaku Bernama Robi ke Rekan Sesama Kuli Bangunan
-
Akhirnya Ditangkap, Begini Akal Bulus Pegi DPO Kasus Vina Cirebon Biar Sulit Ditemukan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123