Suara.com - Setelah lelang pertama tidak mendapat penawaran, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memutuskan untuk menurunkan harga lelang Jeep Rubicon milik Mario Dandy, anak mantan pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo.
Penawaran awal dari Rp 800 juta menjadi Rp 600 juta demi mencapai tujuan lelang. Pihak Kejaksaan membantah mobil itu tidak laku.
"Bukan tidak laku, hanya belum ada yang berminat. Kami tidak pernah mengatakan tidak laku, hanya belum ada yang berminat," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Haryoko Ari, kepada wartawan Minggu (9/6/2024).
Lelang ulang yang dijadwalkan pada 11 Juni ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut laku terjual dan hasilnya dapat diserahkan kepada korban tindak kekerasan, David Ozora.
Penurunan harga ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak calon pembeli.
Kasubdit Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Adi Wibowo, menyatakan bahwa DJKN hanya bertindak sebagai penyelenggara lelang, sementara penentuan harga dan hasil lelang sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
"Apabila objek lelang laku, maka hasil lelang diserahkan kepada penjual," kata Adi.
"Pada prinsipnya, lelang tersebut merupakan pelaksanaan putusan pengadilan. Dan untuk hal ini, pihak Kejaksaan yang lebih berkompeten untuk menjawabnya selaku penjual dan pelaksana putusan pengadilan," tandas Adi.
Meskipun menghadapi tantangan dalam menarik minat pembeli, langkah penurunan harga ini diharapkan dapat mempercepat proses lelang sehingga hasilnya dapat segera digunakan untuk mendukung rehabilitasi David Ozora.
Baca Juga: Lelang Gitar Kesayangan Eross Sheila On 7 Ditutup, Siapa Pemenangnya?
Berita Terkait
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Rumah Mewah Eks Hakim Agung Gazalba Saleh Segera Dilelang KPK
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer