Suara.com - Polisi bakal memanggil Jacky pemilik rekening yang dipergunakan AP (29), tersangka pemerasan terhadap Youtuber Ria Yunita alias Ria Ricis.
Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dalam perannya, tersangka AP mengancam Ria Ricis untuk menyerahkan uang senilai Rp 300 juta, agar data pribadinya yang telah diretas tidak tersebar.
Saat itu, tersangka AP memberikan nomor rekening bank swasta atas nama Jacky.
“Hasil penyidikan Jacky ini teman tersangka yang dipinjam nomor rekening nya,” kata Ade Safri, di Polda Metro Jaya, Selasa (11/6/2024).
Atas hal ini, Ade Safri mengatakan, pihaknya bakal memeriksa Jacky, terkait dugaan keterlibatannya dalam perkara pidana ini.
“Rabu besok untuk J (Jacky) akan kita minta keterangan terkait dugaan tindak pidana yang terjadi, sejauh mana keterlibatan saudara J ini dalam dugaan tindak pidana yang terjadi,” katanya.
Sebelumnya, Youtuber Ria Ricis mendapat ancaman dari dua nomor yang tidak dikenalnya.
Ria Ricis mengaku, dimintainuang senilai Rp 300 juta, data pribadi berupa foto dan video tidak tersebar.
Saat itu tersangka AP, meminta manajer dan asisten Ria Ricis untuk uang tersebut ditransfer ke nomir rekening atas nama Jacky.
Baca Juga: Minta Uang Rp 300 Juta, Pengancam Ria Ricis Tak Berkutik Diringkus Polisi Di Rumahnya
Berita Terkait
-
Terungkap Motif Pelaku Pengancaman dan Pemerasan Rp300 Juta Ria Ricis
-
Minta Uang Rp 300 Juta, Pengancam Ria Ricis Tak Berkutik Diringkus Polisi Di Rumahnya
-
Deretan Kontroversi Ria Ricis, YouTuber Dapat Ancaman Disebar Video Pribadinya
-
Polisi Tangkap Pelaku Pemerasan dan Pengancaman Sebar Foto Ria Ricis Berbaju Minim
-
Polda Metro Jaya Siapkan 2.086 Personel Gabungan Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Filipina
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!