Suara.com - Duet Ahmad Luthfi dan Siti Atikoh disebut-sebut berpeluang besar memenangkan Pilgub Jateng 2024.
Pendiri Kanigoro Network Joko Kanigoro menjelaskan, dalam surveinya melakukan simulasi dua pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilgub Jateng .
Dalam simulasi ini, Ahmad Luthfi menjadi calon gubernur paling kuat saat ini. Elektabilitas Ahmad Luthfi selalu unggul jika dipasangkan dengan dua figur tokoh calon wakil gubernur berdasarkan aspirasi publik yaitu Siti Atikoh dan Taj Yasin mengalahkan Hendrar Prihadi maupun calon lainnya.
"Dalam Simulasi I, pasangan Ahmad Luthfi – Siti Atikoh atau Ahmad Luthfi – Taj Yasin dinilai pasangan paling ideal sebagai Calon Gubernur – Wakil Gubernur Jawa Tengah. 36,1% responden merespon positif pasangan Ahmad Luthfi – Siti Atikoh dan 32,8% terhadap Ahmad Luthfi – Taj Yasin," kata Joko Kanigoro, Jumat (21/6/2024).
Joko memaparkan, menurut responden pasangan Ahmad Luthfi-Siti Atikoh merupakan pasangan paling ideal. Keduanya dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin Jawa Tengah ke depan.
"Sementara pada simulasi II, hanya 31,3% responden yang merespon positif simulasi Hendrar Prihadi jika berpasangan dengan Siti Atikoh dan 29,4% jika dipasangkan dengan Taj Yasin. Dari kedua simulasi tersebut, Ahmad Luthfi tetap unggul baik berpasangan dengan Siti Atikoh maupun Taj Yasin," imbuh Joko Kanigoro.
Joko Kanigoro menilai ada beberapa alasan kenapa Siti Atikoh dinilai paling diharapkan oleh publik untuk mendampingi Luthfi dikontestasi elektoral November mendatang.
Pertama, karena keduanya dinilai memiliki pengalaman dalam sekala Provinsi Jawa Tengah sehingga keduanya dinilai akan mampu menjalankan roda pemerintahan di Jawa Tengah.
"Kedua, Siti Atikoh merupakan figur tokoh berlatarbelakang santri yang bergender perempuan yang akan menciptakan keseimbangan kepemimpinan dan keselarasan antara laki-laki dan perempuan, nasionalis dan agama serta Polri dengan PNS yang memiliki kemampuan dalam penataan birokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, berdedikasi dan memiliki etos kerja yang bagus," papar Joko Kanigoro.
Baca Juga: Siti Atikoh Puncaki Survei Elektabilitas Survei Cawagub Jateng, Ganjar: Masak Sih?
Selain itu, lanjut Joko Kanigoro meskipun masih samar publik mengetahui bahwa Ahmad Luthfi merupakan pejabat yang sangat dekat dengan Presiden Jokowi.
Sementara Atikoh adalah istri dari Ganjar Pranowo yang dalam berkontestasi di Pilpres kemarin merupakan lawan dari Gibran putra Jokowi.
"Melalui Pilgub Jawa Tengah publik berharap dengan dipasangkannya Ahmad Luthfi dan Siti Atikoh akan menjadi momentum rekonsiliasi antara Jokowi dan Ganjar Pranowo untuk kepentingan keharmonisan politik antara kedua tokoh politik tersebut," urai Joko Kanigoro.
Meski demikian, Joko Kanigoro menganalisa harapan publik tersebut tidak sepenuhnya linier dengan pertimbangan partai politik dalam mengusung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah mendatang.
"Partai politik dipastikan akan memiliki pertimbangan sendiri yang kemungkinan berbeda dengan aspirasi publik tersebut. Pertimbangan komunikasi politik, perhitungan probabilitas dan dinamika politik kedepan akan menjadi faktor pertimbangan utama bagi partai politik," ucap Joko Kanigoro.
"Siti Atikoh lebih diharapkan sebagai pendamping Luthfi ketimbang dipasangkan dengan Hendrar Prihadi yang teridentifikasi masih dalam satu lingkungan politik yang sama karena Atikoh merupakan istri Ganjar Pranowo yang dalam Pilpres lalu diusung oleh partainya Hendrar Prihadi yaitu PDI Perjuangan," sambung Joko Kanigoro.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI