Dari kedua simulasi, kata Joko Kanigoro bisa disimpulkan bahwa Siti Atikoh bisa jadi akan menjadi kunci kemenangan bagi Ahmad Luthfi dan Hendrar Prihadi yang diprediksi akan diusung sebagai Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah dalam kontestasi Pilgub Jawa Tengah pada 27 November 2024 mendatang.
Joko Kanigoro menambahkan munculnya nama Siti Atikoh dalam bursa Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah yang bersumber dari aspirasi publik Jawa Tengah ini menjadi menarik karena Jawa Tengah merupakan kandang banteng yang tentu saja suasana Pilgub nanti tidak jauh berbeda dengan Pilpres kemarin.
Joko Kanigoro menganggap semangat koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk menaklukkan PDI Perjuangan di Jawa Tengah tentu masih terasa jika Ahmad Luthfi nantinya diusung oleh partai-partai yang tergabung dalam KIM.
"Di Jawa Tengah, pengaruh politik Ganjar Pranowo masih cukup kuat yang tentu saja akan berpengaruh dengan posisi Siti Atikoh baik dalam bursa Calon Gubernur maupun Wakil Gubernur meskipun saat ini harapan publik masih menempatkan pada posisi Calon Wakil Gubernur yang paling layak," terang Joko Kanigoro.
"Sangat dimungkinan ke depan justru Siti Atikoh akan dipertimbangkan oleh PDI Perjuangan sebagai Calon Gubernur menggeser posisi Hendrar Prihadi, Rukmana dan kader-kader PDI Perjuangan lainnya apabila dalam 2 bulan ini elektabilitasnya terus beranjak naik," tutup Joko Kanigoro.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik