Suara.com - Setelah tertangkap saat pesta sabu dengan seorang wanita, hingga kini belum diketahui siapa pemasok narkoba kepada vokalis band Last Child, Virgoun Tambunan. Pemasok sabu kepada Virgoun kini sedang diburu oleh polisi.
“Kami akan mengejar siapa yang memberikan barang sabu tersebut kepada kedua orang (Virgoun dan rekan wanitanya) yang kami amankan,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Indrawienny Panjiyoga kepada wartawan, Jumat (21/6/2024).
Virgoun kini masih berstatus terperiksa usai tertangkap mengonsumi sabu-sabu bareng wanita di indekosnya, kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Kamis kemarin.
Menurut Panjiyoga, pengejar kepada pemasok narkoba itu dilakukan lewat pemeriksaan terhadap Virgoun dan rekan wanitanya. Bahkan, dia mengaku anak buahnya masih melakukan pengejaran terhadap pemasok sabu-sabu yang digunakan mantan suami Inara Rusli itu.
"Sementara dua orang tersebut sampai sekarang masih dilakukan pendalaman dan pemeriksaan terkait dari mana barang bukti tersebut didapatkan, dan sekarang tim kami masih di lapangan untuk mengembangkan kasus ini," katanya.
Pasca tertangkap nyabu bareng, Virgoun dan teman wanitanya dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba. Namun, Virgoun belum ditetapkan sebagai tersangka lantaran polisi masih memiliki waktu 3x24 jam pasca penangkapan untuk menentukan status hukum Virgoun.
Sebelumnya, polisi menangkap Virgoun dalam kasus narkoba. Tak sendirian, polisi juga meringkus seorang wanita yang ikut pesta sabu dengan Virgoun di indekosnya, kawasan Ampera, Jakarta Selatan.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa sabu dalam plastik klip kecil lengkap dengan alat isap sabu alias bong. Setelah ditangkap, Virgoun juga masih dilarang dibesuk oleh keluarga karena alasan polisi masih mengembangkan kasus tersebut.
Baca Juga: Profil Virgoun, Mantan Suami Inara Rusli Yang Ditangkap Karena Narkoba
Berita Terkait
-
Profil Virgoun, Mantan Suami Inara Rusli Yang Ditangkap Karena Narkoba
-
Positif Narkoba usai Ditangkap Nyabu Bareng Cewek, Virgoun Belum Resmi Tersangka, Kok Bisa?
-
Nyabu Bareng Cewek di Kosan, Virgoun Dilarang Dibesuk Keluarga usai Tertangkap, Begini Kata Polisi
-
Kasus Narkoba, Begini Langkah Selanjutnya Polisi usai Tangkap Virgoun
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara