Suara.com - Nasib pilu dialami seorang wanita di Bandung. Niat hati ingin menjemput ayah yang pulang haji, malah dituding taksi online.
Curhat wanita yang mengalami kejadian tak enak tersebut viral di media sosial, salah satunya dibagikan akun Instagram @unikinfold.
Dalam video unggahannya terlihat beberapa orang mengerubungi mobil yang ditumpangi wanita tersebut. Orang-orang itu kemudian menanyakan tujuan mereka mau ke mana.
Terdengar pula ada yang menanyakan apakah taksi online? Namun penumpang mobil mengatakan bahwa bukan taksi online. Orang di dalam mobil juga menjelaskan bahwa dia akan menjemput ayahnya yang pulang haji.
"Bukan mau jemput orang," ujar perekam video dikutip pada Jumat (28/6/2024).
Namun, beberapa orang yang ada di luar mobil masih terus ngotot menanyakan hal yang sama. Penumpang dalam mobil sampai mengucapkan sumpah bahwa mereka bukan taksi online.
Diketahui peristiwa tersebut terjadi di sekitaran Gedung Sate di Bandung, Jawa Barat. Saat itu wanita tersebut akan menjemput ayahnya yang pulang haji menggunakan mobil pribadi.
Posisi duduk semua berada di belakang. Sang sopir sendirian berada di depan. Ketika melintas di Gedung Sate mereka dicegat beberapa oknum yang sedang melakukan demo ojol.
"Posisi duduknya aku, ibu, sm adek dibelakang dan supir aku didepan sendiri. keliatan orang emang kaya lagi ngojol kaliya padahal bukan, dan pas di daerah gedung sate di lagi ada demo ojol dan mobil aku di stop dan dikroyok masal mamang ojol ampe mobil di rusak dah ngomong bukan ngojol ttp aja pada ngeyel dan makin emosi merekanya, duh sedihnyaa" tulis di keterangan unggahan tersebut.
Baca Juga: DPR Sebut Bodoh Gegara Tak Punya Back Up Data Nasional, Respons BSSN Jadi Sorotan
Warganet geram dengan aksi oknum yang mencurigai mobil sebagai taksi online.
"jalur hukum lah....," komentar @afrizal*******.
"LAPORIN AJA, UP TERUS SAMPE VIRAL POKOKNYA," tulis akun @synys****.
"Di proses aja ke jalur hukum... Biar kapok... Karna orang kaya gini ga punya etika sama sekali... Harus tanya dulu baik-baik bukan main emosi," komentar akun @alatasah*********.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
-
Pria Ngaku Polisi Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang, Reskrim dan Propam Polda Metro Turun Tangan
-
DPR Desak THR Dibayar 2 Pekan Lebih Awal, Ternyata Ini Alasannya!
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK
-
Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
KPK Incar Keterangan Budi Karya Sumadi Terkait Skandal Suap Jalur Kereta Api DJKA
-
Gus Yaqut Lawan Status Tersangka KPK, Akui Berhasil Berangkatkan 241.000 Jemaah Haji