Suara.com - Kesinambungan penerus takhta Raja Thailand, Dipankorn, anak dari Raja Vajiralongkorn dan Srirasmi Suwadee, kini dipertanyakan karena kondisi khusus yang dimilikinya.
Melansir tayangan kanal YouTube SW History, isu seputar kepemimpinan Dipankorn telah menjadi topik yang lama diperbincangkan, dengan spekulasi bahwa ia mungkin mengidap autisme, yang membuatnya dianggap tidak cocok untuk menggantikan sang ayah.
Rumor ini semakin menyebar di masyarakat Thailand secara diam-diam karena Dipankorn jarang terlihat berbicara di depan umum.
Saat kelahirannya, Dipankorn harus menjalani perawatan khusus di rumah sakit untuk menghindari penularan HIV yang diduga diidap oleh Raja Vajiralongkorn.
Kemampuan berbicara Dipankorn sebagai pangeran belum pernah dikonfirmasi secara publik. Dia diyakini menderita autisme dan hanya sedikit bicara di depan umum.
Selain masalah kesehatan yang spesial ini, darah keluarga Dipankorn juga menjadi sorotan. Ibu Dipankorn, Srirasmi, tengah menghadapi hukuman karena kasus korupsi dan penjualan jabatan, sedangkan gelar kebangsawanan Srirasmi sudah dicabut secara resmi.
Dengan kondisi keluarganya yang rumit, posisi Dipankorn sebagai calon pewaris takhta semakin dipertanyakan.
Berita Terkait
-
Pangeran Harry Diisukan Bakal Balik ke Kerasjaan Inggris, Meghan Markel Diajak?
-
Bukan Thariq Halilintar, Ini Deretan Prince of Brunei yang Sebenarnya: Ada Pangeran Mateen Juga
-
Lahir di Tempat dan Tanggal yang Sama dengan Pangeran William, Wajah Shareefa Daanish Malah Bikin Netizen Salah Fokus
-
Wirda Mansur Bantah Pacaran dengan Sabda Ahessa, Ngaku Sudah Punya Pangeran
-
Pangeran William Kebanting, 7 Potret Tyo Nugros Awet Muda di Usia Kepala 5 Jadi Sorotan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?