Suara.com - Kebakaran yang terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di barat daya Tiongkok atau China menewaskan sebanyak enam orang.
Bahkan, menurut media pemerintah setempat melaporkan, ada sebanyak 30 lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api.
“Enam orang tewas saat ini. Tim penyelamat terus melakukan pencarian dan penyelamatan,” kata CCTV.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di barat daya Tiongkok, Rabu (17/7/2024) waktu setempat yang menyebabkan sejumlah orang terjebak di dalam.
Penampakan kobaran api itu terekam dan dikabarkan masih banyak orang terjebak meski api sudah berhasil dipadamkan.
Stasiun penyiaran pemerintah melalui CCTV mengatakan rekaman yang disiarkan oleh saluran tersebut viral di media sosial.
Tampak terlihat menunjukkan asap hitam tebal membubung dari sebuah bangunan di kota tersebut.
Sekitar 17 orang diselamatkan dari bangunan di kota Zigong di provinsi Sichuan, kata saluran tersebut.
“Pada pukul 20.20 (12.20 GMT), api telah padam,” kata CCTV.
Baca Juga: Penampakan Api Berkobar di Pusat Perbelanjaan Tiongkok, Sejumlah Orang Masih Terjebak
Seraya menambahkan beberapa orang masih terjebak dan operasi penyelamatan terus berlanjut
Kebakaran terjadi pada sore hari di sebuah pusat perbelanjaan di kaki gedung 14 lantai, kata saluran tersebut.
Kebakaran dan kecelakaan mematikan lainnya sering terjadi di Tiongkok karena lemahnya standar keselamatan dan lemahnya penegakan hukum.
Pada bulan Januari, puluhan orang tewas setelah kebakaran terjadi di sebuah toko di pusat kota Xinyu, dan kantor berita negara Xinhua melaporkan bahwa kobaran api disebabkan oleh penggunaan api yang “ilegal” oleh para pekerja di ruang bawah tanah toko tersebut.
Kebakaran itu terjadi hanya beberapa hari setelah kebakaran pada larut malam di sebuah sekolah di provinsi Henan, Tiongkok tengah, menewaskan 13 anak sekolah saat mereka tidur di asrama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra