Suara.com - YouTuber paling berpengaruh di dunia telah mencapai prestasi pendanaan dari publik yang luar biasa setelah memimpin puluhan influencer top dunia untuk menggalang donasi dan menjadi sukarelawan untuk tujuan membersihkan lautan.
34 juta pon sampah dan plastik telah dibuang dari lautan dan sungai di seluruh dunia, dan setiap dolar yang disumbangkan diverifikasi oleh pihak ketiga yang independen sebagai dana yang langsung digunakan untuk menghilangkan satu pon sampah.
Bermitra dengan Ocean Conservancy dan Ocean Cleanup, YouTuber terkenal MrBeast alias James Donaldson meluncurkan inisiatif TeamSeas, yang mengumpulkan ratusan suara dengan pengikut besar di media sosial untuk menyalurkan saluran mereka demi kebaikan laut.
Pada bulan Januari 2022, MrBeast dan mitra proyeknya, YouTuber Mark Rober, mengumumkan bahwa mereka sebenarnya telah mengumpulkan $30 juta, dan proyek pembersihan besar-besaran akan dimulai.
Sebagian besar dana tersebut dibutuhkan untuk menyewa penyelenggara untuk melatih sukarelawan, membekali mereka dengan perbekalan, dan menyewa spesialis, perahu, dan bahkan robot.
Pada tanggal 16 Juli, MrBeast mengunggah video yang mengumumkan bahwa pembuangan sampah berhasil, dan beberapa angka partisipasinya sangat mencengangkan.
Penggalangan dana, kegiatan sukarela, peningkatan kesadaran, dan berbagai bentuk konten digital seperti video dan video game dari lebih dari 200 negara dan wilayah semuanya berupaya untuk mengalihkan pandangan internet ke situs web TeamSeas tempat orang dapat berdonasi dan memilih berapa pon sampah yang ingin mereka buang. lautan.
Konten mereka menghasilkan 1,3 miliar penayangan secara kumulatif di 40.000 saluran sosial. Ketika bulan-bulan pembersihan dimulai, 170.000 orang dari puluhan negara menjadi sukarelawan.
MrBeast secara rutin terlibat dalam kegiatan filantropi, dan GNN melaporkan pada tanggal 4 Juli bahwa ia telah berhasil membangun 100 rumah dan memberikannya secara gratis kepada keluarga yang terkena bencana di seluruh Amerika Tengah dan Selatan.
Baca Juga: Profil Aya Ibrahim dan Pendapatannya dari Youtube
Pesan yang cukup positif adalah bahwa internet, seperti halnya semua upaya manusia, dapat disalurkan untuk tujuan-tujuan baik; ini hanya pertanyaan untuk menyebarkan berita.
Berita Terkait
-
Viral, Istilah Bocil Kematian Ternyata Berawal Dari Sini
-
Google Turun Tangan Bantu Tzuyang Tuntut YouTuber Pelaku Pemerasan
-
Siapa Kobo Kanaeru? VTuber Terkenal dengan 2,5 Juta Pengikut
-
Aya Ibrahim Diduga Nikah Siri, Begini Hukum Menikah Tanpa Izin Istri
-
Profil Aya Ibrahim dan Pendapatannya dari Youtube
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis