Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi merespons kabar bahwa dirinya disebut memerintahkan para pembantunya untuk membuat tim khusus.
Tim tersebut ditujukan untuk melakukan kajian atas aspek legal perpanjangan pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2019-2024.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengungkapkan, sudah memperlihatkan pemberitaan mengenai kabar tersebut.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Jokowi lantas memberikan respons.
"Ya, ini tadi saya tunjukkan ke pak presiden. Beliau juga, apa 'oh ada berita apa ini?' Gitu," kata Pratikno di kantor Kemensetneg, Jakarta, Selasa (6/7/2024).
Terkait isu cawe-cawe Jokowi, Pratikno membantahnya.
Ia mengemukakan Presiden Jokowi tidak cawe-cawe dengan kepengurusan baru di partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tersebut.
"Padahal kita sama sekali, beliau sama sekali tidak tahu sama sekali mengenai hal itu. Jadi nggak ada sama sekali cerita itu," ujarnya.
Baca Juga: Bahas Pilkada 2024, Jokowi Bakal Kumpulkan Kepala Daerah se-Indonesia di IKN pada 13 Agustus
Berita Terkait
-
Deddy Yevri Ungkap Alasan PDIP Belum Juga Umumkan Calon Di DKI-Jateng: Ada Yang Mau Cawe-cawe
-
Ngaku Gak Pernah Cawe-cawe Bikin Publik Percaya? Omongan Jokowi Bak 'Orang Sein Kanan tapi Belok Kiri'
-
Ungkit Pilpres, PDIP Tak Gentar Jokowi Cawe-cawe Lagi di Pilkada Jakarta: Kami Siap Hadapi Semua Risiko!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS