Suara.com - Rumah tangga selebgram Cut Intan Nabila menjadi sorotan karena aksi sang suami, Armor Toreador yang ringan tangan kepada sang istri. Imbas aksi kasus kekerasan rumah tangga (KDRT) itu, Armor Toreador resmi menjadi tersangka dan ditahan aparat kepolisian.
Setelah kasus KDRT ini terungkap, Armor suami penganiaya istri ternyata juga tukang selingkuh. Selama berumah tangga, Armor ternyata sudah lima kali melakukan KDRT terhadap Cut Intan Nabila.
Tindakan KDRT rupanya dibagi menjadi lima jenis. Perselingkuhan turut menjadi salah satu jenis KDRT.
Pernyataan itu diungkapkan Psikolog klinis Nirmala Ika. Menurutnya, perselingkuhan juga tidak bisa dipisahkan dengan kasus KDRT.
"Perselingkuhan itu masuk KDRT sebenarnya, enggak dipisah. KDRT itu kan ada lima ya, yang pasti fisik, misalnya kayak kita digebuk-in, ditonjok. Kedua, itu emosional. Kita diselingkuh-in, di-diemin, enggak dianggap," jelas Nirmala kepada Suara.com, Selasa (13/8/2024).
Jenis KDRT ketiga berupa kekerasan verbal atau perkataan kasar yang menjurus penghinaan.
"Misalnya, 'oh lu memang dasar bego aja, perempuan enggak ngerti' atau 'lu pelacur', 'lu lonte', apapun gitu ya. Jadi direndahkan," ujar Nirmala mencontohkan.
Jenis keempat berupa KDRT secara finansial. Misalnya, pasangan tidak memberikan nafkah sama sekali. Atau bahkan penghasilannya dikontrol penuh oleh pasangannya.
Nirmala mengungkapkan kalau dirinya pernah memiliki klien yang menjadi korban KDRT finansial.
"Pada beberapa kasus, aku temukan bahkan perempuannya pun bekerja, tapi uangnya diatur sama suaminya. Jadi dia enggak bisa menggunakan dengan leluasa," tuturnya.
KDRT kelima berupa kekerasan seksual. Nirmala menegaskan bahwa kekerasan seksual tetap bisa terjadi antara suami istri juga. Meskioun sudah menjadi pasangan yang sah, menurut Nirmala, hubungan seksual tetap harus dilakukan atas persetujuan masing-masing pasangan.
"Ini bukan ngomong sah atau enggak sah, tapi kan kekerasan itu intinya ada satu pihak yang mencoba mendominasi, mengintimidasi, merendahkan, melemahkan pihak lain. Kalau kita bicara KDRT, kekerasan dalam rumah tangga, ini bisa terjadi pada siapa aja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terbongkar 'Dosa-dosa' Armor Toreador: Sudah 5 Kali Aniaya Istri, Terakhir Gegara Kepergok Nonton Film 'Blue'
-
Diringkus Polisi Saat Melarikan Diri, Suami Selebgram Cut Intan Nabila Dijerat Pasal Berlapis
-
Terungkap Motif Suami Lakukan KDRT ke Selebgram Intan Nabila, Kepergok Nonton Film Begituan di Ponsel
-
Viralkan Tampang Suami Cut Intan Nabila Pelaku KDRT, Pandawara: Sampah Satu Ini Belum Kami Angkut!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!