Suara.com - Kera ekor babi di Taman Gunung Qianling di Guiyang, Tiongkok, telah mendapatkan reputasi yang cukup baik karena memanjakan wisatawan dengan posenya yang bak model profesional.
Monyet lucu ini memiliki bakat alami dalam bidang kamera. Setiap kali ia melihat turis, ia akan berpose, mencibirkan mulutnya ke arah kamera, membungkukkan punggungnya, atau bahkan mengintip ke sekeliling untuk memberikan pandangan nakal kepada penonton.
Bahkan ada jeda beberapa detik di antara setiap pose untuk memberikan cukup waktu bagi wisatawan untuk mengambil gambar.
Monyet ini bergerak dengan begitu lancar dan sengaja di depan kamera sehingga mudah disalahartikan sebagai supermodel profesional.
Wisatawan memperhatikan ketika monyet tersebut menyadari bahwa tingkah lakunya yang lucu dapat disukai banyak orang, ia mulai mengubah posisinya.
Kera ekor babi yang berpose profesional telah memicu diskusi yang meriah di Internet, dan banyak orang mengunjungi Taman Gunung Qianling untuk melihatnya.
Staf taman mengatakan kepada media lokal bahwa kera ekor babi adalah makhluk yang sangat cerdas dan ekspresif. Kera biasanya mengekspresikan emosinya dengan mengangkat mata, menyipitkan mata, atau cemberut, dan mereka belum menerima pelatihan yang disengaja. Kera ini hanya menangkap beberapa perilaku dan pergerakan wisatawan.
Berita Terkait
-
Masih Tunggu Vaksin dari AS dan Jepang, Cacar Monyet di Republik Demokrartik Kongo Tewaskan 570 Orang
-
4 Drama China yang Dibintangi Bie Thassapak Hsu, Didominasi Genre Romcom
-
Tegang! Kapal Penjaga Pantai China dan Filipina Bertabrakan di Perairan yang Disengketakan
-
Ngeri! Model Ini Telan Plastik di Pesawat hingga Tenggorokan Rusak Parah, Tuntut Ganti Rugi dari Maskapai
-
Sinopsis The Blossoming Love, Drachin Historical Romance Terbaru Vin Zhang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT