Suara.com - Bakal Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil (RK) mengatakan bakal banyak mengalami perbedaan jika diberi kesempatan dalam memimpin Jakarta. Pasalnya, alur pemerintahan di Jawa Barat, berbeda dengan Jakarta.
RK menjabarkan, saat menjadi Gubernur Jawa Barat, ia memiliki 27 wali kota dan 24 bupati. Namun mereka semua tidak di bawah langsung perintah gubernur.
“Untuk Gubernur Jabar saya punya 27 wali kota, 24 bupati yang sifatnya tidak di bawah langsung gubernur,” kata RK, di DPP Partai Golkar, Jumat (30/8/2024).
Jika di Jakarta, lanjut RK, semua wali kotanya, di bawah langsung instruksi gubernur.
“Kalau di sini semua wali kotanya, Jakarta Pusat sampai Jakarta Selatan itu bisa langsung diperintah instruksi oleh gubernur. Jadi banyak perbedaan dan harusnya dengan perbedaan,” ucapnya.
Perbedaan lain juga dari sisi anggaran. Antara Jakarta dengan Jawa Barat jelas berbeda anggaran dalam mengelola perkotaan.
Dengan anggaran yang mumpuni, RK yakin bisa bertransformasi pasca pemindahan ibu kota.
“Anggaran yang besar Jakarta bisa mengalami transformasi untuk menjawab tadi, pasca IKN,” tutupnya.
RK maju di Pilgub Jakarta 2024 berpasangan dengan politikus PKS Suswono. Pasangan RK-Suswono didukung 13 partai politik.
Baca Juga: Maju di Pilkada Jakarta, Pengunduran Diri Pramono Anung dari Menseskab Belum Diizinkan Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial