Fitur anti peluru tersebut dapat melindungi penumpang karena kaca mobilnya jauh lebih tebal daripada kaca mobil standar. Kaca Mercedes Benz S600 Guard bahkan sangat berat hingga butuh alat hidrolik untuk membuka dan menutup kaca.
Bukan hanya anti peluru, bagian bawah mobil Presiden Jokowi juga diberi pelat khusus sehingga bisa tahan dari alat peledak yang ditaruh di bawah mobil.
Beralih ke bagian bawah, mobil ini menggunakan ban dengan teknologi antikempes (Run Flat Tyre) dari Michelin. Sehingga meski tekanan bannya 0, mobil masih bisa berjalan sampai 30 km.
Mercedes Benz S600 Guard juga mempunyai fitur-fitur keselamatan lainnya seperti bantuan kemudi Distronic Plus with Stop&Go, Active Blind Spot Assist, Active lane Keeping Assist hingga BAS Plus Brake.
Ada juga fitur Pre-Safe Brake yang bisa mendeteksi rem parkir elektronik maupun pejalan kaki. Selain itu ada fitur Night View Assist Plus sehingga pengemudi dapat melihat objek di luar mobil meski dalam suasana gelap.
Fitur tambahan lain adalah sistem udara khusus sehingga tersedia oksigen meski di sekeliling mobil ada gas berbahaya. Dengan fitur super aman dan canggih tersebut, Mercedes Benz S600 Guard dibanderol harga Rp7,3 miliar.
Berita Terkait
-
Tampil Sederhana Naik Innova Zenix, Ini Alasan Dibalik Pemilihan Mobil Penjemputan Paus Fransiskus
-
Amnesty Internasional Berharap Paus Fransiskus Soroti Pelanggaran HAM Di Indonesia
-
Selain Jokowi, Paus Fransiskus Juga Diagendakan Gelar Pertemuan Khusus Dengan Prabowo
-
Beda Kelas! Paus Fransiskus Pilih Pesawat Komersil dan Mobil Innova, Jauh dari Kemewahan Private Jet Kaesang
-
Paus Fransiskus Apakah Mendapat Gaji? Begini Penjelasannya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?