Suara.com - Paus Fransiskus telah tiba di Indonesia pada Selasa (3/9/2024) siang. Pemimpin tertinggi Katolik dunia itu akan melakukan kunjungan selama tiga hari mulai 3-6 September 2024.
Yang menjadi sorotan adalah Paus Fransiskus benar-benar memperlihatkan kesederhanaan. Ia terbang dari Roma, Italia menggunakan pesawat komersil, bukan jet pribadi.
Selama di Jakarta, Paus Fransiskus juga tidak menggunakan mobil mewah, ia memilih menaiki mobil jenis Toyota Innova Zenix warna putih. Mobil itu mulai terlihat saat menunggu kedatangan Paus Fransiskus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Alih-alih memakai mobil mewah, kepala negara Vatikan itu tampak menggunakan mobil biasa yakni Innova Zenix warna putih dengan pelat nomor SCV 1 (Status Civitatis Vatcanae 1) atau Negara Kota Vatikan 1.
Tidak hanya itu, selama di Jakarta, Paus Fransiskus juga tidak menginap di hotel mewah. Ia lebih memilih tinggal di gedung Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta.
Spesifikasi Innova Zenix Yang Dipakai Paus Fransiskus
Toyota Innova Zenix yang dipakai Paus Fransiskus diluncurkan pada November 2022 lalu di Jakarta yang menandai debut global generasi ke-7 dari mobil itu. Kendaraan dengan nama resmi di Indonesia sebagai All New Kijang Innova Zenix mengadopsi platform dan mesin Toyota New Global Architecture (TNGA), serta teknologi Toyota Hybrid System generasi ke-5.
Mobil ini hadir dalam dua pilihan mesin DOHC chain drive Dual VVT-i berkompresi tinggi. Varian mesin pertama adalah unit mesin bensin konvensional M20A-FKS 2.0 liter dengan rasio kompresi 13,0:1 bertenaga 174 PS @ 6.600 rpm dengan torsi 205 Nm @ 4.500-4.900 rpm.
Beda Jauh Dengan Mobil Dinas Jokowi
Baca Juga: Amnesty Internasional Berharap Paus Fransiskus Soroti Pelanggaran HAM Di Indonesia
Mobil Paus Fransiskus selama di Jakarta ini, jauh berbeda dengan kendaraan dinas yang biasa dipakai Presiden Joko Widodo. Salah satu mobil dinas Presiden Jokowi adalah Mercedez-Benz s600 Guard.
Pemilihan mobil jenis itu diketahui berdasarkan pertimbangan teknis, termasuk faktor keamanan, keandalan dan efisiensi biaya pemeliharaan.
Mobil dinas Jokowi mendapat sertifikat perlindungan VR10 yakni sertifikasi tingkat perlindungan tertinggi untuk kendaraan non-militer. Mobil itu juga mengantongi sertifikasi Explosive Resistant Vehicle (ERV) 2010 sebagai kendaraan tahan ledakan.
Bicara performa, Mercedes-Benz S600 Guard punya spesifikasi mobil yang tinggi. Mobil ini menyematkan mesin bensin V12 berkubikasi 6000 cc hingga menghasilkan tenaga sampai 530 tenaga kuda, bahkan torsi mesinnya mencapai 830 Nm.
Mesin tersebut dikombinasikan dengan transmisi otomatis 7G-Tronic sehingga bisa berlari dengan kecepatan maksimal mencapai 210 km/jam. Dengan demikian, mobil ini bisa dibawa ngebut ketika ada yang ingin mencelakai presiden.
Mercedes Benz S600 Guard juga menyematkan fitur-fitur canggih. Salah satu fitur adalah anti peluru yang bisa melindungi penumpang di jok belakang. Bahkan anti peluru itu bisa melindungi dari serangan senjata mesin M60.
Berita Terkait
-
Tampil Sederhana Naik Innova Zenix, Ini Alasan Dibalik Pemilihan Mobil Penjemputan Paus Fransiskus
-
Amnesty Internasional Berharap Paus Fransiskus Soroti Pelanggaran HAM Di Indonesia
-
Selain Jokowi, Paus Fransiskus Juga Diagendakan Gelar Pertemuan Khusus Dengan Prabowo
-
Beda Kelas! Paus Fransiskus Pilih Pesawat Komersil dan Mobil Innova, Jauh dari Kemewahan Private Jet Kaesang
-
Paus Fransiskus Apakah Mendapat Gaji? Begini Penjelasannya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?