Suara.com - Klip pendek yang menampilkan dua "robot humanoid" yang sangat keren yang dipamerkan di Konferensi Robot Dunia Beijing tahun ini telah memicu perdebatan daring yang panas tentang apakah mereka benar-benar robot.
Konferensi Robot Dunia Beijing tahun ini menampilkan ratusan peserta pameran internasional dan lebih dari seribu tamu istimewa, tetapi acara tersebut baru-baru ini menjadi viral karena sesuatu yang tidak terlalu berkaitan dengan teknologi dan lebih berkaitan dengan tata rias dan cosplay.
Ex-Robot, sebuah perusahaan Tiongkok yang mengkhususkan diri dalam robot humanoid bionik, meluncurkan kreasi terbarunya di hadapan ratusan jurnalis dan pengunjung, dan meskipun mereka benar-benar tampak mengesankan, dua di antaranya benar-benar menonjol karena penampilannya yang seperti boneka.
Banyak pengguna X terkesan dengan betapa menariknya kedua robot itu, sementara yang lain bertanya-tanya apakah mereka robot sungguhan atau hanya wanita sungguhan yang bercosplay sebagai robot?
Setelah menonton klip tersebut beberapa kali, jelas bahwa robot kontroversial di garis depan panggung Ex-Robot terlihat jauh lebih baik daripada animatronik di latar belakang. Namun, mereka memiliki gerakan kepala dan anggota tubuh yang tidak wajar, mata yang tidak bernyawa, dan rangka luar futuristik yang terinspirasi oleh manga dan anime Jepang.
Akhirnya, bukti bahwa robot yang mengesankan itu adalah wanita yang menyamar tersebar di media sosial. Foto salah satu "robot" saat istirahat makan siang menjadi viral, dan kemudian pengguna X @froggyups mengunggah video kedua gadis itu yang diubah menjadi android realistis dengan riasan, lensa kontak, wig, dan kostum yang mendetail.
Kita terus mendengar tentang robot bertenaga AI yang menjadi lebih mirip manusia setiap hari, tetapi ternyata manusia juga dapat memainkan permainan itu. Ingat pelayan robot di Tiongkok yang menjadi berita utama internasional beberapa waktu lalu?
Berita Terkait
-
Cegah Dampak Negatif Gadget, Kini Anak Bisa Belajar dan Bermain Bersama Robot AI
-
Batal Buat Mobil Listrik, Apple Bersiap Garap Robot Meja?
-
Robot Kurir Mulai Layani Pelanggan di Korea Selatan Tahun Ini
-
Pakai Robot Spektakuler! Tumor Paru-Paru Lenyap Berkat Operasi Jarak Jauh Ribuan KM
-
Kritik Tajam Casey Stoner, MotoGP Jadi Olahraga Robot, Bukan Lagi Balapan Manusia!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi
-
39 Ribu Siswa di Pulau Jawa Tak Lagi Terima MBG, BGN Fokuskan Program ke Daerah 3T
-
Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok
-
Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang
-
KPK Sita Toko, Salon, Hingga Rumah Milik Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Wamendagri Dorong Penguatan Kerja Sama Daerah untuk Antisipasi Karhutla saat El Nino 20262027
-
Tito Sebut Pemulihan Pascabencana di Sumatera Makin Progresif, Infrastruktur Permanen Dipercepat
-
Fantastis! Libur Sekolah Bikin Negara Hemat Rp3,4 Triliun dari Program Makan Bergizi Gratis
-
Lawan Putusan Pengadilan Militer! 4 Prajurit BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding