Suara.com - Pihak berwenang Filipina mengumumkan penangkapan terhadap seorang pendeta penginjil bernama Apollo Quiboloy, pada Minggu. Quiboloy, yang juga merupakan salah satu dari "orang paling dicari" oleh FBI Amerika Serikat, diduga terlibat dalam kasus pelecehan anak, pelecehan seksual, serta perdagangan manusia.
Menteri Dalam Negeri Benjamin Abalos Jr. mengonfirmasi penangkapan ini melalui akun Facebook-nya, tanpa memberikan detail spesifik tentang lokasi atau proses penangkapannya.
Meskipun dihadapkan dengan tuduhan serius, Quiboloy dengan tegas membantah keterlibatan dalam tindakan kriminal tersebut.
Quiboloy dikenal dengan klaimnya sebagai "pemilik alam semesta" dan "anak Tuhan yang ditunjuk".
Operasi penangkapan melibatkan lebih dari 2.000 anggota kepolisian sejak bulan lalu, fokus untuk menyisir kompleks luas milik Gereja Quiboloy, Kerajaan Yesus Kristus (KOJC), di kota selatan Davao. Penangkapan dilakukan setelah negosiasi yang berlangsung hingga Minggu malam, di mana Quiboloy akhirnya menyerahkan diri kepada otoritas setelah diberikan ultimatum 24 jam.
Juru bicara kepolisian Filipina, Jean Fajardo, mengonfirmasi bahwa Quiboloy ditahan di dalam kompleks tersebut dan telah dibawa ke fasilitas penahanan di markas besar kepolisian nasional.
Pendeta kontroversial ini memiliki pengikut yang luas di Filipina dan memegang pengaruh politik signifikan, termasuk hubungan dekat dengan mantan presiden Rodrigo Duterte.
Berita Terkait
-
Media Filipina Iri Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hafal Lagu Kebangsaan
-
Skandal Penampungan Rose Shelter di Vietnam, Para Bayi Diberi Sirup Obat Batuk Supaya Tidur
-
Siapa Sebenarnya Alice Guo? Buronan Kelas Kakap Eks Wali Kota Filipina Ditangkap di Tangerang
-
Bertemu di Indonesia, Intip Harga Jam Tangan Pendeta Gilbert dan Paus Fransiskus
-
Tangkap Buronan Kakap Asal Filipina di Tangerang, Polri Nego Tukar Alice Guo dengan Buronan BNN
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029