Suara.com - Suksesi kepemimpinan nasional hanya menunggu waktu kurang lebih sebulan. Hingga saat ini, publik masih penasaran dengan susunan menteri yang akan membantu kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di masa mendatang.
Menurut Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, sampai saat ini ketua umum partai politik parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) belum mengadakan pertemuan untuk membahasnya.
"Belum ada pertemuan-pertemuan khusus itu, belum ada," katanya mengutip Antara, Sabtu (14/9/2024).
Dasco menegaskan bahwa keputusan untuk memilih menteri di Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi hak prerogatif Prabowo Subianto sebagai presiden.
Ia sendiri meyakini sosok yang akan dipilih Prabowo, merupakan tokoh yang memiliki rekam jejak dan latar belakang yang sesuai dengan kementerian yang akan dipimpin.
"Pada saatnya nanti akan diberitahukan kepada teman-teman ketua umum parpol," kata Dasco.
Kemudian mengenai kabinet zaken yang digaungkan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Dasco mengungkapkan bahwa hal tersebut masih didiskusikan.
Kabinet zaken merujuk pada kabinet yang sepenuhnya diisi orang-orang dari kalangan profesional. Namun, Dasco tidak menutup kemungkinan apabila dalam kabinet zaken tersebut tetap ada orang-orang dari partai politik yang memiliki latar belakang di bidang profesional.
"Profesional tentunya selain dari partai politik dia juga harus memahami bidang kemudian kementerian yang akan dipimpinnya," jelas Dasco.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM