Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep belum lepas dari sorotan imbas perjalanannya ke Amerika Serikat bersama Erina Gudono dengan jet pribadi.
Namun, Kaesang Pangarep kembali membuat kontroversi lewat sebuah lelucon dari potongan tayangan Podcast Depan Pintu (PDP) yang ramai berseliweran di platform X, Minggu (15/9/2024).
Cerita bermula saat Bobon Santoso selaku bintang tamu menjelaskan program memasak untuk kegiatan sosial yang belakangan ia jalankan.
Ia mengenang salah satu momen saat sempat melakukan kegiatan itu bersama Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto.
"Kan waktu itu sempet masak sama bapak ya. Hidup Prabowo!," ujar Bobon Santoso.
Kata-kata Bobon Santoso langsung disambut tawa seisi studio podcast. Namun oleh Kiky Saputri selaku pemandu acara, Bobon langsung diidentifikasi sebagai salah satu buzzer pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
"Mas Bobon, masih kerja aja," celetuk Kiky Saputri, yang kembali disambut tawa. "Kan udah lewat," timpal Kaesang Pangarep.
Di luar dugaan, Bobon Santoso malah membeberkan bahwa dirinya punya kesepakatan kerja sama dengan Gibran Rakabuming Raka.
"Kontrak saya masih panjang. Nanti sama Mas Gibran juga, nanti kita dorong," jelas Bobon Santoso.
Baca Juga: KIM Plus Dinilai Setengah Hati Usung Ridwan Kamil, TSRC: Gerindra Sudah Mencapai Tujuan di Jabar
Hanya saja, tidak ada penjelasan detail soal kontrak kerja sama yang dimaksud oleh Bobon Santoso dalam potongan video. Hal itu lah yang kemudian membuat Kaesang Pangarep masuk dengan lelucon soal mengkudeta Prabowo Subianto.
"Maksudnya mau mendorong Mas Gibran untuk mengkudeta Pak Prabowo di 2029?," tanya Kaesang Pangarep dengan ekspresi menggoda Bobon Santoso.
Lelucon Kaesang Pangarep langsung dijawab Fatih Andika atau Ate selaku rekan pemandu acara Kiky Saputri. Sambil tertawa, Ate mengingatkan Kaesang untuk lebih hati-hati dalam membuat lelucon.
"Gini, kalau kami yang ngomong, jatuhnya bercanda. Kalau lo, keceplosan jadinya," ucap Ate, yang cuma dibalas tawa oleh Kaesang Pangarep.
Meski konteksnya hanya bercanda, celotehan Kaesang Pangarep membuat beberapa pengguna X terprovokasi. Mereka berusaha menerka, apakah candaan Kaesang merupakan wujud peringatan Connie Bakrie beberapa waktu lalu.
"Pak Prabowo rencananya jadi presiden dua tahun. Tiga tahun berikutnya, diikuti Gibran. Pertanyaan gue bodo aja nih, lo yakin, Prabowo bakal dibiarkan hidup sama Jokowi dua tahun?," bunyi pernyataan Connie Bakrie yang dijadikan asumsi oleh pemilik akun @StefanAntonio.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS