Suara.com - Sosok Menteri Singapura S Iswaran sedang jadi sorotan publik usai terseret kasus korupsi, gratifikasi, hingga hadiah layanan pesawat jet. Bagi yang ingin mengenalnya, berikut ini profil S Iswaran Menteri Singapura.
Baru-baru ini, Singapura yang dikenal sebagai salah satu dari beberapa negara yang tingkat korupsinya paling sedikit ini dikejutkan dengan kasus korupsi yang dilakukan oleh Menteri Transportasi S Iswaran. Saat ini, Iswaran telah mengundurkan dari jabatannya.
Dalam sidang perdananya yang berlangsung pada Selasa (24/9), S Iswaran telah mengakui kesalahannya karena menerima sejumlah hadiah saat Ia menjabat. Dari mulai layanan pesawat jet hingga tiket konser music.
Seiring dengan ramainya pemberitaan tentang Menteri S Irawat yang tengah diadili karena terseret korupsi, mari simak juga berikut ini profil S Iswaran Menteri Singapura yang dirangkum dari berbagai sumber.
Profil S Iswaran Menteri Singapura
Subramaniam Iswaran merupakan pria kelahiran Chennai India pada tahun 1962. S Iswaran pindah ke Singapura mengikuti keluarganya. Ia tercatat pernah sekolah di Saint Andrew's School dan National Junior College serta S1 di University of Adelaide dan S2 di Universitas Harvard.
Sebelum masuk dunia politik, Iswaran pernah menjabat Wakil Presiden Senior sekaligus Direktur Pelaksana di Temasek Holdings (2003-2006). Selain itu, Ia juga menjabat Direktur Perdagangan Internasional di Kementerian Perdagangan dan Industri.
Tak berhenti sampai disitu, S Iswaran juga pernah menjabat Kepala Eksekutif Asosiasi Pembangunan India Singapura, dan Direktur Pengembangan Strategis di Singapore Technologies pada 1996 hingga 1998.
Kemudian S Iswaran pun menjabat sebagai Menteri Transportasi Singapura. Namun jabatannya sebagai Menteri Tranportasi ini harus terhenti karena Ia terlibat kasus korupsi. Selama menjabat, Iswaran diduga menerima sejumlah hadiah.
Baca Juga: Sikap Pimpinan KPK Dicap Kekanak-kanakan Usut Kasus Jet Pribadi Kaesang, MAKI: Gampang Ngambek!
Ia pun lantas menjalani sidang. Dalam sidang tersebut, S Iswaran mengaku bersalah karena memperoleh barang sejumlah hadiah saat sedang menjabat. Adapun hadiah yang diterimanya yaitu berupa tiket pertandingan sepak bola tahun 2015-2018.
Selain tiket bola, Ia juga menerima puluhan tiket Grand Prix Formula 1 Singapura serta puluhan tiket konser musik di Inggris pada tahun 2015-2021. Ia juga mendapat layanan jet pribadi ke Doha, Qatar, dan akomodasi lainnya pada Desember 2022.
Demikian ulasan mengenai profil S Iswaran Menteri Singapura yang saat ini tengah diadili karena kasus korupsi, gratifikasi hingga layanan jet pribadi. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT