Suara.com - Nama suami Beby Tsabina, Rizki Natakusumah menjadi perhatian publik usai dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029.
Bukan karena sosoknya yang dilantik sebagai anggota legislatif, melainkan latar belakang keluarganya. Netizen ramai menyebut sosok Rizki sebagai keturunan dinasti politik Pandeglang.
"Manifesting Rizki adalah Kaesang versi Pandeglang," tulis seorang netizen di media sosial X, dikutip Kamis (3/10/2024).
Rizki merupakan putra dari pasangan Dimyati Natakusumah dan Irna Narulita. Keduanya orang tuanya pernah memimpin Kabupaten Pandeglang.
Dimyati merupakan Bupati Pandeglang dua periode, yakni 2000-2005 dan 2005-2009. Kariernya kemudian berlanjut sebagai anggota DPR 2009-2018 dan 2019-2024. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI dari 4 Juli 2014 hingga 1 Oktober 2014 menggantikan Lukmanul Hakim Saifuddin.
Sedangkan ibunya, Irna Narulita anggota DPR RI periode 2009-2016. Kini, menjabat sebagai Bupati Pandeglang.
Latar belakang keluarga yang berprofesi sebagai pejabat publik tersebut membuat publik penasaran dengan sosok Rizki Natakusumah.
Lantas, seperti apa sosoknya? Berikut ini ulasannya singkat.
Pemilik nama lengkap Rizki Aulia Rahman Natakusumah itu tercatat memiliki pendidikan yang cukup mentereng. Dia diketahui menempuh pendidikan S1 dan S2 di University of Nottingham, Inggris dengan mengambil jurusan ilmu Ekonomi.
Baca Juga: 5 Tas Branded di Pelantikan Wakil Rakyat 2024, Punya Beby Tsabina Paling Murah?
Bagi Rizki, terpilih menjadi anggota DPR RI bukan yang pertama kalinya. Pada periode sebelumnya, yakni 2019-2024 sudah pernah menjabat.
Pada 23 Juni 2024, dia melepas masa lajangnya dengan menikahi Beby Tsabina. Pernikahan keduanya dilangsungkan di Gotel Mulia, Jakarta Pusat.
Rizki Natakusumah memberikan maskawin berupa emas 121 mayam atau setara 400 gram dan seperangkat alat salat untuk Beby Tsabina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT