Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui jumlah kursi menteri yang diperoleh dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto.
Meski begitu, ia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo sebagai presiden yang akan memimpin kabinet pada periode 2024-2029.
Hal itu disampaikan AHY usai ditanya kabar mengenai Demokrat akan mendapatkan jatah 5 kursi menteri dalam kabinet Prabowo.
"Belum kami menunggu saja," kata AHY di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Ia mengatakan, pihaknya menunggu saja apa yang menjadi keputusan final dari Prabowo soal penyusunan kabinet. Menurutnya, Prabowo paling mengetahui apa yang menjadi kebutuhannya.
"Saya rasa kami belum tahu persis, kita juga selain menghormati dan menunggu apa yang menjadi keputusan final bapak presiden terpilih. Karena sejak awal sikap Partai Demokrat terkait penyusunan kabinet, portofolio dan peran di pemerintahan lima tahun ke depan."
"Semua kita serahkan kepada bapak presiden terpilih, karena beliau paling mengetahui kebutuhan pengawakan kementerian kementerian atau badan badan," katanya.
Ia berharap kabinet yang disusun super tim yang bisa membawa kemajuan bagi Indonesia ke depan.
"Jadi kami terus terang atau belum tahu secara pasti kami juga tidak ingin berandai-andai waktunya tidak lama lagi, apa yang menjadi keputusan beliau," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Bocorkan Kabinet Baru: Banyak Menteri Jokowi yang Dipertahankan
Di sisi lain, AHY mengaku sudah berkomunikasi secara langsung dengan Prabowo, termasuk soal kabinet ke depan.
"Oh ya tentunya komunikasi berjalan dengan baik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK