Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan jika lembaganya akan mempunyai 13 komisi ke depan. Jumlah tersebut merupakan hasil dari penambahan komisi yang sebelumnya hanya ada 11.
Keputusan itu diambil dalam rapat pimpinan DPR RI dan rapat konsultasi fraksi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2024).
"Hari ini (kemarin) kami baru selesai menyepakati bersama dengan delapan fraksi yang ada di DPR, bahwa ada penambahan dua komisi," kata Puan.
Menurutnya, penambahan komisi dilakukan untuk mengantisipasi jumlah nomenklatur kementerian Prabowo Subianto mencapai angka 44-46.
Namun, kata dia, nantinya komisi 12 dan 13 DPR masih akan menyesuaikan dinamika terkait jumlah pasti nomenklatur kementerian.
Sementara itu, terkait pengumuman pimpinan setiap komisi dan badan DPR akan dilakukan setelah mitra komisi diumumkan. Untuk itu pihaknya masih menunggu jumlah pasti nomenklatur kementerian.
Puan menyampaikan, DPR sendiri akan mengesahkan soal penambahan komisi menjadi 13 ini pada rapat paripurna hari ini Selasa (15/10).
"(Hari ini) ada paripurna, pasti cepat atau lambat, setiap pimpinan fraksi akan mengumumkan setiap pimpinan komisinya. Itu hak dari setiap fraksi untuk mengumumkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ada 49 Nama, Calon Menteri di Kabinet Prabowo Wajib Teken Pakta Integritas, Apa Isinya?
-
Prabowo Panggil Calon Menteri: Airlangga Diminta Jaga Perekonomian, Sri Mulyani Siap-siap Jabat Menkeu Lagi
-
Prediksi Aksi Protes Kian Masif usai Jokowi Lengser dan Bebani Prabowo, Rocky Gerung: Masalah Gibran akan Hantui Publik
-
Mau Selamatkan Nasib Gibran? Rocky Gerung Ungkap Motif Jokowi Umbar Momen Makan Siang Bareng Prabowo di Solo
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi